JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Senin (19/5) sore, di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.
IHSG ditutup menguat 34,56 poin atau 0,49 persen ke posisi 7.141,09. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,50 poin atau 0,68 persen ke posisi 811,65.
Sepanjang Senin, IHSG dibuka menguat, berada di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang menguat sebesar 2,65 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor energi yang naik masing-masing sebesar 2,11 persen dan 1,90 persen.
Sedangkan, dua sektor menurun yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus sebesar 0,73 persen, diikuti oleh sektor properti yang turun sebesar 0,17 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ERTX, COCO, IDPR, TOBA dan BMTR. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DAYA, KOPI, NAIK, SSTM dan DKHH.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.432.159 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,50 miliar lembar saham senilai Rp14,80 triliun. Sebanyak 409 saham naik 225 saham menurun, dan 173 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain, indeks Nikkei melemah 280,22 poin atau 0,74 persen ke 37,473,50, indeks Shanghai menguat 0,12 poin atau 0,00 persen ke 3.367,58, indeks Hang Seng melemah 12,33 poin atau 0,05 persen ke 23.332,72, dan indeks Strait Times melemah 20,67 poin atau 0,53 persen ke 3.877,20.***
