IHSG Ditutup Melemah 52,36 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (15/4) sore,  seiring aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar setelah indeks mengalami rally (kenaikan berturut-turut) sekitar sepekan terakhir.

IHSG ditutup melemah 52,36 poin atau 0,68 persen ke posisi 7.623,59. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 4,37 poin atau 0,57 persen ke posisi 759,95.

Sepanjang Rabu, IHSG dibuka menguat dan  bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi dan logistik yang menguat sebesar 3,27 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor teknologi yang naik masing-masing sebesar 1,75 persen dan 0,44 persen.

Sedangkan, enam sektor menurun yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam sebesar 1,13 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen nonprimer dan sektor barang baku yang turun masing-masing sebesar 0,95 persen dan 0,54 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SDMU, BIPP, DEFI, PSDN dan ASHA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KONI, MSIN, SRAJ, BAPA dan ARKO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.164.258 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 51,41 miliar lembar saham senilai Rp22,59 triliun. Sebanyak 380 saham naik 292 saham menurun, dan 149 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain, indeks Nikkei menguat 350,61 poin atau 0,61 persen ke 58,228,00, indeks Shanghai menguat 0,58 poin atau 0,01 persen ke 4.027,21, indeks Hang Seng menguat 75,00 poin atau 0,29 persen ke 25.947,32 dan indeks Strait Times menguat 11,08 poin atau 0,22 persen ke 5.018,65.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *