JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (18/6) sore, seiring investor bersikap hati-hati menjelang pengumuman oleh indeks saham global MSCI dan rebalancing oleh FTSE Russel pada Jumat (19/6).
IHSG ditutup melemah 48,40 poin atau 0,78 persen ke posisi 6.172,34. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,31 poin atau 1,33 persen ke posisi 616,92.
Sepanjang Kamis, IHSG dibuka melemah, bergerak di teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah menjelang penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik 2,49 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor transpprtasi & logistik yang naik masing-masing naik 0,47 persen dan 0,29 persen.
Sedangkan enam sektor turun yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam sebesar 1,96 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor kesehatan yang turun masing-masing sebesar 1,32 persen dan 1,07 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CBUT, JECC, ZONE, KOPI, dan RLCO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni KONI, DEFI, BCIC, DPUM, ESIP.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.779.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,68 miliar lembar saham senilai Rp17,97 triliun. Sebanyak 271 saham naik, 445 saham menurun, dan 243 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 1.223,75 poin atau 1,75 persen ke 71.126,00, indeks Hang Seng melemah 387,35 poin atau 1,59 persen ke 23.924,81, indeks Shanghai melemah 17,59 poin atau 0,43 persen ke 4.090,48, sedangkan indeks Strait Times menguat 36,38 poin atau 0,70 persen ke 5.212,84.***
