IHSG Ditutup Melemah 2,21 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Kamis (16/4) sore, seiring pelaku pasar masih mencermati peluang terjadinya negosiasi putaran kedua antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

IHSG ditutup melemah 2,21 poin atau 0,03 persen ke posisi 7.621,38. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,63 poin atau 0,35 persen ke posisi 75,32.

Sepanjang Kamis, IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor menguat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 3,00 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor teknologi yang masing-masing naik sebesar 2,08 persen dan 1,43 persen.

Sedangkan tujuh sektor terkoreksi yaitu sektor barang konsumen non primer turun paling dalam sebesar 0,71 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor properti yang turun masing-masing sebesar 0,67 persen dan 0,44 persen.

Sedangkan Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DEFI, KRYA, LABA, AYLS, dan AGRO. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni PSDN, SDMU, SMIL, IFSH dan ROTI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.636.682 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 39,81 miliar lembar saham senilai Rp18,14 triliun. Sebanyak 356 saham naik, 318 saham menurun, dan 119 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 1.441,26 poin atau 2,48 persen ke 59.575,50, indeks Shanghai menguat 28,34 atau 0,70 persen ke 4.055,55, indeks Hang Seng menguat 446,96 poin atau 1,72 persen ke 26.394,26 dan indeks Strait Times melemah 13,37 poin atau 0,27 persen ke 5.007,83.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *