Erling Haaland, Pemain Manchester City.
MANCHESTER – Manchester City keteteran musim ini setelah menjuarai Premier League empat musim beruntun. Erling Haaland tak mau menyebut alasan badai cedera.
Man City kesulitan di Liga Inggris musim ini dan tak sanggup bersaing untuk gelar juara. Jangankan terlibat persaingan teratas, tim besutan Pep Guardiola itu kini menghadapi ancaman tak lolos ke Liga Champions.
Meski Inggris punya jatah lima wakil dari Premier League, posisi Man City saat ini belum begitu aman. Menempati posisi empat dengan 65 poin, mereka masih dalam jangkauan Chelsea dan Aston Villa yang berjarak dua poin, juga Nottingham Forest yang tertinggal tiga poin.
Melihat bagaimana Man City ditahan tim dasar klasemen, Southampton, pekan lalu, apa pun bisa terjadi di sisa dua pertandingan. Mereka akan menghadapi Bournemouth dan Fulham, dua lawan yang alot musim ini, di dua laga tersebut.
Man City di Premier League memang tak lepas dari badai cedera yang mendera sejak awal musim. Mereka sudah kehilangan Rodri sejak Agustus, lalu pemain-pemain kunci termasuk Nathan Ake, Kevin de Bruyne, John Stones, Manuel Akanji dan Ruben Dias silih berganti masuk ruang perawatan.
Haaland, yang juga kerap berurusan dengan tim medis musim ini, enggan menjadikan cedera-cedera itu sebagai alasan. Baginya, secara umum para pemain Man City memang di bawah standar.
“Kami tak cukup stabil musim ini dan tidak memenangi cukup banyak pertandingan, sesimpel itu. Kami harus tampil lebih baik di laga-laga besar, kami tak cukup banyak meraih kemenangan beruntun. Memang kami mengalami banyak cedera sepanjang musim. Tapi tak sepantasnya kami mencari-cari alasan. Masing-masing dari kami tak cukup bagus dan kami tak berada di level terbaik. Jadi kalau tidak di level terbaik, ya Anda tak akan memenangi pertandingan-pertandingan di negara ini karena memang sesulit itu,” ujarnya dikutip BBC.
City akan menghadapi Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris pada Rabu (21/5) dinihari WIB.***
