Fernandes Masuk Daftar Elit MU

Bruno Fernandes, Pemain Manchester United.

MANCHESTER – Bruno Fernandes masuk daftar elit Manchester United (MU). Dilansir dari Mirror, Bruno Fernandes total sudah kemas 105 gol dan 100 assist buat tim di seluruh laga. Satu gol dan satu assist terakhirnya, dicetak ketika MU menang comeback 2-1 atas Crystal Palace di Liga Inggris, Minggu (1/3).

Fernandes ada di tempat ketiga, untuk deretan pemain dengan 100 gol atau lebih dan 100 assist atau lebih. Di urutan pertama ada Ryan Giggs dengan 168 gol dan 273 assist. Di urutan kedua ada Wayne Rooney dengan 253 gol dan 142 assist.

Fernandes sudah gabung ke Manchester United sejak musim dingin 2020. Pemain berusia 31 tahun itu masih tersisa kontraknya semusim lagi di Old Trafford. Di Liga Inggris musim ini, Fernandes memimpin daftar top assist sementara dengan 13 kali.

Manchester United sendiri cuma main di Premier League sejak pertengahan Januari 2026. Hal itu tak menguntungkan Setan Merah menurut Fernandes.

Usai mengalahkan  Crystal Palace, MU naik ke urutan ketiga klasemen Premier League. Sebelum kedatangan Michael Carrick, MU kesulitan menembus papan atas.

Carrick menghadirkan enam kemenangan dan satu imbang dalam tujuh pertandingan terakhir MU. Kebangkitan MU ini juga mungkin saja tak lepas dari banyaknya waktu istirahat.

MU tidak tampil di pentas Eropa pada musim ini. The Red Devils juga sudah tersingkir di Carabao Cup sejak 27 Agustus 2025 dan terhenti di Piala FA pada 11 Januari 2026.

“Anda tahu, kami sangat kesulitan musim ini karena hanya memainkan satu pertandingan dalam seminggu,” kata Fernandes yang dikutip dari situs resmi MU.

Minimnya pertandingan yang dilalui MU bisa berakibat kurangnya kesempatan bermain untuk pemain lain. Seperti itulah penilaian Fernandes selaku kapten MU.

“Dan saya cukup yakin juga ada pemain yang kurang bermain karena kami memiliki lebih sedikit pertandingan. Lebih sulit untuk melakukan rotasi. Saya pikir setiap orang perlu mendapat kesempatan bermain, tetapi ketika Anda hanya memiliki satu pertandingan setiap pekan, lebih sulit bagi seorang manajer untuk melakukan banyak perubahan dan memberikan banyak kesempatan,” ujar Fernandes.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *