Aksi Ruben Dias (melompat) saat Manchester City berhadapan dengan Southampton.
SOUTHAMPTON – Ruben Dias mengaku frustrasi saat menghadapi Southampton. The Saints hanya menunggu sepanjang laga hingga Manchester City harus puas bermain imbang 0-0.
Laga kedua tim berlangsung di St Marry Stadium pada laga lanjutan Liga Inggris, Sabtu (10/5) malam WIB. Hasil imbang yang patut disesali oleh kubu The Citizens.
Hal ini karena Man City tampil sangat dominan di sepanjang laga. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 72 persen dibanding Southampton yang hanya 28 persen.
Pasukan Pep Guardiola total melepas 26 tembakan dengan lima yang mengarah ke gawang. Namun dari tembakan tersebut tak ada satu pun yang berbuah gol. Southampton yang kalah kualitas cuma bikin dua tembakan sepanjang laga. Dari dua tembakan itu tak ada yang mengarah ke gawang.
The Saints praktis hanya tampil menunggu di daerah sendiri fokus menahan gempuran Man City. Tujuan tuan rumah pada laga ini terlihat hanya untuk mendapat hasil imbang.
Ruben Dias, mengaku timnya frustrasi menghadapi gaya main yang diterapkan Soton. Belum lagi, Southampton kerap kali mengulur waktu dan tak ada niatan untiuk keluar menyerang
“Jelas membuat frustrasi bermain melawan tim seperti ini. Mereka bahkan tidak mencoba apa pun, mereka hanya duduk dan bahkan tidak ingin menang. Dan itu tidak bagus untuk hibuaran itu tidak bagus untuk diri mereka sendiri, itu tidak bagus untuk siapa pun. Tapi begitulah adanya. ” ujar Dias dikutip dari BBC.
Hasil imbang ini bikin Man City mengumpulkan 65 poin di peringkat ketiga. Posisi mereka belum aman di lima besar karena hanya terpaut dua angka dari tiga tim di bawahnya. Sementara, Southampton sudah pasti degradasi karena berada di dasar klasemen dengan 12 angka. vdp
Ft 1. Ruben Dias, Pemain Manchester City.
Kane Harap Mantan Klub Raih Trofi
MUNICH (LB) – Harry Kane sudah mengakhiri puasa gelarnya. Penyerang Bayern Munich itu berharap mantan klubnya, Tottenham Hotspur, angkat trofi juga di akhir musim ini.
Pada Sabtu (10/5) malam WIB, jadi hari bersejarah bagi Kane. Pria berusia 31 tahun itu untuk pertama kalinya mengangkat trofi juara dalam karier sepakbolanya.
Kane menjadi kampiun Liga Jerman bersama Bayern Munich. Selebrasi juara digelar di Allianz Arena usai Die Roten menang 2-0 atas Borussia Moenchengladbach.
Ia memang belum pernah meraih juara sebelum gabung ke Bayern Munich musim lalu. Dia puasa gelar semasa membela klub Inggris, Tottenham Hotspur, pada 2010-2023.
Tottenham berpotensi mengakhiri puasa gelar mereka pada musim ini. The Lilywhites berhasil menembus final Liga Europa dan akan menghadapi sesama klub Inggris, Manchester United.
Andai jadi kampiun Liga Europa, Tottenham untuk pertama kalinya meraih trofi sejak memenangkan Piala Liga Inggris 2008. Kane pun mendoakan mantan klubnya itu bisa menjadi juara ‘Liga Malam Jumat’ dan menyusulnya angkat trofi.
“Mereka jelas mengalami musim yang sulit, tidak ada yang bisa disembunyikan dari itu. Namun, mencapai final Liga Europa adalah pencapaian yang luar biasa. Tidak mudah untuk mengalahkan tim yang pernah mereka kalahkan, jadi pujian penuh untuk mereka. Saya akan menonton dan berharap mereka bisa menang,” kata Kane, dilansir dari The Sun
Kane sendiri basah kuyup diguyur bir di lapangan oleh rekan setimnya yang bersuka cita, serta berfoto bareng trofi Bundesliga bersama keluarganya. Kapten Timnas Inggris itu mengungkapkan kebahagiaan meraih trofi perdana bersama Bayern Munich.***
