Kedua belah pihak berfoto bersama.
JAKARTA (LB)–Delegasi Kamar Dagang Jiangsu Indonesia yang dipimpin oleh Guo Jiehong melakukan kunjungan ke Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa).
Kunjungan mereka disambut hangat oleh Ketua Umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto dan jajaran di Sekretariat Perhimpunan INTI, MGK Kemayoran – Office Tower B, Kemayoran Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025).

Jajaran pengurus Perhimpunan INTI yang turut menyambut Rusli Gunawan, Muliawan Jahja, Tomi Wistan, Candra Jap, Dr Lily MBA, Sopyan Wijaya, Jeane Laksana, Andi Hakim, Lexyndo Hakim, dr Metta Agustina, Wihadi Sunito, dan lain-lain.
Dalam kata sambutannya, Ketua Umum Perhimpunan INTI Teddy Sugianto menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan delegasi Kamar Dagang Jiangsu Indonesia.
Setelah memperkenalkan satu persatu jajaran pengurus Perhimpunan INTI yang hadir, Teddy Sugianto kemudian memaparkan tentang organisasi yang dipimpinnya itu.

Dimana dalam kiprahnya Perhimpunan INTI yang dalam kiprahnya telah banyak melakukan kegiatan sosial, pendidikan, dan ekonomi.
Sementara itu Ketua Delegasi Kamar Dagang Jiangsu Indonesia Guo Jiehong setelah memperkenalkan anggota delegasi, menyampaikan kunjungannya ke Perhimpunan INTI bertujuan untuk mempromosikan rencana strategis pertukaran budaya dan kerja sama bisnis antara Tiongkok dan Indonesia, mendorong perkembangan Kamar Dagang Jiangsu di Indonesia, dan memahami sumber daya platform untuk mencapai integrasi dan komplementaritas sumber daya guna melayani lebih banyak perusahaan.
Guo Jiehong lebih lanjut mengungkapkan perusahaan-perusahaan Tiongkok di Indonesia yang menghadapi kekurangan sumber daya manusia secara aktif mempromosikan pertukaran budaya serta kerja sama pendidikan, dengan rencana untuk mengirimkan mahasiswa Indonesia berprestasi ke Tiongkok untuk pelatihan.

Tomi Wistan, Wakil Ketua Umum Perhimpunan INTI Bidang Bisnis, Usaha dan UMKM dalam kesempatan tersebut memberikan masukan kepada delegasi, bahwa perusahaan Tiongkok yang ingin membuka usahanya di Indonesia agar terlebih dahulu memahami tentang sikap toleransi dan harmonisasi di masyarakat Indonesia, sehingga kedepannya perusahaan dapat berjalan dengan baik, aman dan sukses.
Kemudian Tomi Wistan juga menyampaikan bagaimana membangun kolaborasi yang saling menguntungkan, baik bagi kedua negara maupun bagi sesama pengusaha.
Selepas pertemuan yang berlangsung interaktif tersebut, kedua belah pihak saling bertukar cenderamata dan berfoto bersama. **
