Pemain Chelsea saat mengalahkan Cardiff City.
CARDIFF – Chelsea melaju ke Semifinal Carabao Cup 2025/2026 setelah menang 3-1 atas tuan rumah Cardiff City pada pertandingan perempatfinal di Cardiff City Stadium, Rabu (17/12) dini hari WIB.
Di laga ini Chelsea menurunkan sebagian pemain lapis keduanya seperti Filip Jorgensen di bawah mistar, Jarrel Hato, Tosin Adarabioyo, Jamie Gittens Federico Buonanotte, dan Marc Guiu.
Namun Chelsea tampil kurang oke di babak pertama karena kerap ditekan Cardiff. Mereka bahkan cuma melepaskan satu attempts on target dari total lima, Cardiff punya enam attempts dengan dua tepat sasaran.
Di babak kedua Chelsea memasukkan Alejandro Garnacho dan Joao Pedro untuk menambah daya gedor. Hasilnya terlihat pada menit ke-57.
Garnacho membuka keunggulan Chelsea usai menerima umpan tarik Facundo Buonanotte, yang dituntaskan lewat sepakan ke pojok gawang Cardiff.
Chelsea tampil terus menekan setelah gol itu tapi mereka kesulitan mencari gol tambahan. Yang ada gawang Filip Jorgensen jebol pada menit ke-75 lewat sundulan David Turnbull.
Namun Chelsea mengembalikan keunggulan pada menit ke-82 lewat Pedro Neto yang masuk sebagai pengganti. Andrey Santos memberikan bola kepada Neto yang langsung menembak dan sempat mengenai lawan, sebelum jadi gol.
Garnacho memastikan kemenangan 3-1 Chelsea pada menit ke-93. Joao Pedro memberikan umpan lambung yang diterima Garnacho. Tanpa kesulitan, winger asal Argentina itu menembak bola ke pojok kiri gawang Cardiff yang dikawal Nathan Trott.
Manajer Chelsea,Enzo Maresca, menilai kemenangan timnya tak datang dengan mudah. Perubahan di babak kedua jadi kunci Chelsea ke semifinal Carabao Cup. “Di babak pertama kami sangat bagus tanpa bola. Kami kesulitan menciptakan peluang, tetapi kami sudah memperkirakan itu. Di babak kedua kami mengubahnya dan kami lebih baik. Kami pantas memenangkan pertandingan,” ujar Maresca dikutip dari situs Chelsea.
Ia juga puas dengan performa timnya yang mampu dengan baik mengatasi The Bluebirds yang memberikan perlawanan sengit. “Pertandingan seperti inilah yang membuat saya semakin jatuh cinta pada para pemain karena Anda tidak bisa membayangkan betapa mudahnya tergelincir, tergelincir, karena ini adalah pertandingan yang rumit,” urai Maresca.
Di sisi lain ia memuji performa pemain lawan. “Setiap musim ada tim yang kalah dari tim League One atau League Two. Anda perlu memperhatikan. Cardiff sangat terorganisir. Tanpa bola mereka sangat intens. Kami memperkirakan beberapa kesulitan di babak pertama karena Ty tidak banyak bermain, Guiu tidak banyak bermain, Facu tidak banyak bermain. Mereka membutuhkan menit bermain untuk beradaptasi,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan alasan absennya Estevao. Winger asal Brasil itu bahkan tidak masuk ke skuad dan tidak ikut dalam lawatan ke markas Cardiff.
Estevao disebut mengalami masalah pada ototnya. Meski ringan, cedera tersebut akan memaksa Estevao absen kala Chelsea tandang ke markas Newcastle United dalam lanjutan Premier League, Sabtu (20/12).
“Estevao mengalami masalah otot ringan, cedera ringan. Dia tidak akan bisa main melawan Newcastle tapi kita lihat saja nanti untuk pertandingan selanjutnya. Saya kira dia bisa main untuk yang berikutnya,” ujarnya.
Estevao sejauh ini sudah tampil 21 kali untuk Chelsea di semua kompetisi. Pemain berusia 18 tahun itu mengemas lima gol dan satu assist. Sebelumnya Maresca sempat berkeluh kesah kurang mendapat dukungan di Chelsea. Manajer Italia itu pun terus ditanya soal situasinya dengan petinggi The Blues.
“Belum (ada pembicaraan). Seperti yang saya bilang, sehari setelah melawan Everton, saya mulai mempersiapkan laga melawan Cardiff, fokus ke Cardiff,” tandasnya.***
