Enzo Fernandez, Pemain Chelsea.
LONDON – Laga Chelsea kontra Liverpool jadi suguhan utama di Liga Inggris pekan ini. Duel itu digelar di Stamford Bridge, Sabtu (4/10) malam WIB.
Kedua tim sedang sama-sama inkonsisten; The Blues cuma dua kali menang dan tiga kali kalah di lima pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, sedangkan The Reds menderita dua kekalahan beruntun usai memenangi tiga laga lain di periode yang sama.
Liverpool wajib bangkit jika tidak ingin posisinya di puncak klasemen Liga Inggris tergusur. Mohamed Salah dan kolega mengoleksi 15 poin, hanya unggul dua angka dari Arsenal yang akan melawan West Ham. Di sisi lain, Chelsea juga akan mengincar tiga poin demi menciptakan momentum sekaligus mendekat ke papan atas.
Si Biru keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1 dalam laga kandang terakhirnya melawan Liverpool pada Mei silam. Namun, si Merah lebih superior lantara memenangi tiga dari empat duel sebelumnya di semua kancah domestik.
Jelang laga nanti, manajer Enzo Maresca dalam tekanan. The Blues belum pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir mereka di Liga Primer, bermain imbang dengan Brentford sebelum kalah melawan Manchester United dan Brighton.
Secara taktik. seperti yang dijelaskan oleh pakar taktik SunSport, Dean Scoggins, di acara Tactics Exposed, tidak banyak rahasia tentang bagaimana Maresca ingin timnya bermain.
Ia ingin memainkan formasi 3-2-5 dengan gelandang, yang membantu pertahanan lawan tetap lebih aman jika mereka diserang balik dan memberi mereka pemain tambahan di area kunci dalam fase serangan.
Hal itu juga membantu Enzo Fernandez, yang merupakan pemain luar biasa berkat fleksibilitas taktisnya.
Namun tanpa pemain maverick kreatif seperti Cole Palmer, yang bakal absen selama dua hingga tiga minggu, Si Biru telah kehilangan sebagian tekanan dan ancaman mereka.
Fernandez dan Marc Cucurella bekerja sama dengan sangat baik, dan mempertahankan mereka dengan memastikan pemain seharga £105 juta itu bukan titik fokus serangan akan membebaskannya untuk tampil maksimal.
Estevao juga bakal diandalkan. Ia memiliki kemampuan teknis untuk menjalankan perannya, dan yang terpenting, ia mampu menciptakan momen-momen ajaib yang membuat seorang pemain istimewa.
“Kami akan melawan Liverpool, tim kuat dan juara bertahan. Tidak diragukan lagi kekuatan mereka. Kami hanya ingin bermain sebaik mungkin. Para pemain tentu termotivasi untuk memberikan yang terbaik di depan pendukung kami,” kata Maresca di situs klub.
Sementara Liverpool diliputi kondisi kurang bagus jelang laga nanti. Liverpool kalah 1-2 melawan Crystal Palace akhir pekan lalu. Pasukan Arne Slot ini juga menelan pil pahit di Liga Champions dengan ditumbangkan Galatasaray 0-1.
Liverpool harus segera bangkit. Namun hal itu tidak akan mudah mengingat Chelsea akan tampil ngotot di kendang sendiri.
Mohamed Salah diharapkan menjadi magis untuk Liverpool dalam mengalahkan Chelsea. Mo Salah dalam 15 pertandingan terakhir melawan Chelsea di Premier League telah terlibat langsung dalam sembilan gol
(lima gol, empat assist).
Manajer Arne Slot harus putar otak untuk memaksimalkan skuad yang dimiliki. Dua pembelian termahal yakni Florian Wirtz dan Alexander Isak belum terlalu berdampak ke tim.
“Kami akan berusaha bangkit untuk kembali ke jalur positif. Melawan Chelsea tentu jadi tantangan yang sulit. Kami akan berjuang keras di laga nanti. Para pemain sudah siap untuk itu,” kata Slot di situs klub.
Jadwal laga lainnya, Sabtu (4/10 malam WIB: Leeds United vs Tottenham Hotspur, Arsenal vs West Ham dan Manchester United vs Sunderland. Minggu (5/10) malam WIB: Aston Villa vs Burnley, Everton vs Crystal Palace, Newcastle United vs Nottingham Forest, Wolverhampton vs Brighton dan
Brentford vs Manchester City.***
