BPBD Pandeglang Belum Terima Laporan Kerusakan Dampak Gempa M 5,3

Nelayan di pesisir Panimbang, Kabupaten Pandeglang relatif normal dan tidak berdampak gempa magnitudo 5,3 yang terjadi Rabu (9/7)) pagi.

PANDEGLANG (LB)- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang menyatakan hingga kini belum menerima laporan terkait kerusakan infrastruktur maupun rumah warga akibat gempa bermagnitudo 5,3 yang terjadi pada Rabu sekitar pukul 06.30 WIB.

“Kami terus melakukan pemantauan dan hingga kini tidak ada kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,3 itu,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pandeglang Lilis Sulistiyati di Pandeglang, Rabu (9/7).

Berdasarkan analis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat gempa terletak di koordinat 6,52 derajat Lintang Selatan (LS) dan 104,73 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya 95 kilometer barat laut Sumur dengan kedalaman 24 kilometer.
Gempa magnitudo 5,3 itu tidak menimbulkan gelombang tsunami, namun dirasakan guncangan di sejumlah daerah di Banten.

Namun demikian pihaknya sejauh ini belum menerima laporan dari relawan adanya kerusakan infrastruktur maupun rumah masyarakat.

Apabila terjadi kerusakan, kata dia, terlebih dahulu dilakukan pendataan, apakah kerusakan infrastruktur dan rumah warga itu akibat gempa atau bukan.

“Kami berharap gempa berkekuatan magnitudo 5,3 yang terjadi di Sumur, Pandeglang, tidak menimbulkan kerusakan infrastruktur dan rumah warga,” katanya.
Sementara itu Suminta (50), warga Sumur Kabupaten Pandeglang, mengatakan sama sekali tidak merasa guncangan gempa bermagnitudo 5,3 tersebut.

Selain itu juga masyarakat di daerahnya relatif normal melakukan kegiatan ekonomi dan nelayan melakukan transaksi pelelangan. “Kami sudah biasa gempa di Sumur dan warga tidak panik,” katanya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *