Berlangsung Sukses, Agricultural Investment Summit 2026 Perkuat Investasi dan Kolaborasi Pertanian

JAKARTA (LB)—Indonesia Agricultural Investment Summit 2026 yang digelar di Grand Ballroom Hotel Pullman Central Park, Jakarta, pada Kamis (9/7/2026) lalu berlangsung sukses.

Forum yang diselenggarakan PT Shan Hai Map ini mendapat antusiasme tinggi dari investor, pelaku industri, akademisi, pemerintah, hingga mitra bisnis dari dalam dan luar negeri untuk membahas peluang investasi dan kolaborasi di sektor pertanian Indonesia.

          Summit tersebut menjadi ajang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan sektor pertanian nasional melalui investasi, inovasi teknologi, serta kemitraan internasional.

          Berbagai pembicara dari kalangan pemerintah, pelaku industri, dan investor hadir membagikan pandangan mengenai arah kebijakan pertanian, perkembangan industri agribisnis, pemanfaatan teknologi modern, hingga peluang investasi yang dinilai semakin terbuka di Indonesia.

          Melalui seminar dan forum diskusi, peserta memperoleh gambaran mengenai potensi besar sektor pertanian nasional sekaligus peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama mitra dari berbagai negara.

          Konferensi ini diselenggarakan bersama PT Yard Zeal Indonesia dan didukung sejumlah kementerian, pemerintah daerah, perusahaan, organisasi, serta mitra strategis.

Di antaranya Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Wakil Bupati Kolaka Utara, Kementerian Perindustrian Agro, PT Pupuk Indonesia, CNCEC No.6 Construction Co., Ltd., DJI Agriculture, PT Kopi Gunung Berapi Jaya, PT Industri Perikanan Namatota, PT Indo-Sino Agrochemical, New Hope Indonesia, Angel Yeast, PT Alfabeta Agrochemical, dan PT Sumber Kalimantan Abadi.

          Penyelenggara menyebutkan, berbeda dengan forum bisnis pada umumnya, Indonesia Agricultural Investment Summit 2026 menghadirkan peserta yang telah melalui proses kurasi.

Seluruh peserta merupakan investor, perusahaan, pelaku usaha, dan institusi yang memiliki keterlibatan langsung di sektor pertanian.

          Dengan konsep tersebut, setiap sesi diskusi maupun networking berlangsung lebih efektif karena mempertemukan pihak-pihak yang memiliki kepentingan dan kebutuhan bisnis yang saling berkaitan. Hal itu dinilai mampu menghasilkan koneksi bisnis yang lebih relevan sekaligus membuka peluang kerja sama yang konkret.

          Sejumlah isu strategis turut menjadi pembahasan dalam forum tersebut, mulai dari investasi pertanian, modernisasi agrikultur, penerapan teknologi pertanian, penguatan rantai pasok, hingga pengembangan pertanian berkelanjutan.

          Penyelenggara berharap pembahasan tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan sektor pertanian nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.

          PT Shan Hai Map optimistis keberhasilan penyelenggaraan Indonesia Agricultural Investment Summit 2026 akan semakin mempererat kolaborasi antara Indonesia dan mitra internasional di sektor pertanian.

Melalui forum ini, diharapkan semakin banyak peluang investasi yang tercipta, jaringan bisnis yang semakin luas, serta kerja sama berkelanjutan yang mampu mendorong kemajuan sektor pertanian Indonesia. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *