Bendera One Piece Berkibar di Langit Cihampelas

Bendera Jolly Roger berkibar berada tepat di bawah bendera merah putih berkibar di tengah-tengah perkampungan viral di media sosial.

NGAMPRAH (LB)- Sebuah video amatir warga merekam bendera Jolly Roger berkibar berada tepat di bawah bendera merah putih berkibar di tengah-tengah perkampungan viral di media sosial.

Belakangan, bendera berwarna hitam dengan gambar tengkorak putih bertopi jerami milik kru bajak laut topi jerami yang dipimpin Monkey D. Luffy, karakter utama di anime One Piece itu berkibar di Kampung Cisarongge, RT 03/10, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Dalam video berdurasi 30 detik itu, terdengar seorang pria menarasikan adanya bendera Jolly Roger yang dikibarkan tetangganya.

“Di lembur saya kang, didieu di Mekarmukti Cihampelas. Ampun tatangga, ek negor bisi jadi ribut, rada kurang hade jelemana. Paling saya laporan ka RT jeung RW. Asa teu pantes kang euy simbol perjuangan urang diwarnai ku nukitu, asana teh kumaha,” kata pria tersebut.

“Di kampung saya kang, di sini di Mekarmukti Cihampelas. Ampun tetangga, mau negor takut jadi ribut, agak kurang ‘bagus’ orangnya. Paling saya laporan ke RT sama RW. Sepertinya tidak pantas kang ya, simbol perjuangan kita semua diwarnai oleh (bendera one piece) yang seperti itu, rasanya gimana gitu,” lanjutnya.

Saat dikonfirmasi ke Kepala Desa Mekarmukti, Kecamatan CihampelasKBB, Andriawan Burhanuddin membenarkan terkait video viral tersebut. Dia mengaku mendapatkan informasi tersebut pertama kali dari grup WhatsApp. 

“Betul itu kejadiannya kemarin siang. Sudah didatangi rumahnya, dan langsung diturunkan sore harinya,” kata Andriawan, Jumat (8/8).

Andriawan menuturkan, pemasangan bendera one piece bersanding di bawah bendera Merah Putih itu dilakukan oleh anak pemilik rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya. 

Tujuannya karena ingin ikut-ikutan tren dan viral di media sosial jadi anak itu memasangnya. 

“Cuma ikut-ikutan, karena viral di media sosial, jadi ikut masang dan enggak ada motif lain,” ucapnya.

Usai kejadian tersebut, ungkap Andriawan pihaknya langsung memberikan pembinaan kepada warga baik orang tua maupun anak-anak dan pelajar.

Sebab, jangan sampai momen peringatan Hari Kemerdekaan diwarnai oleh hal-hal yang tidak pantas. 

“Tadi saya juga sudah melakukan pembinaan ke warga dan pelajar, agar hal seperti ini tidak terulang ke depannya,” ujarnya.  “Jangan hanya karena viral di medsos lalu diikuti,” tandasnya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *