Selebrasi pemain Bayern Munich usaiLuis Diaz mencetak gol ke gawang Paris Saint-Germain.
PARIS – Bayern Munich meraih kemenangan 2-1 atas tuan rumah Paris Saint-Germain (PSG) pada laga lanjutan Liga Champions yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (5/11) dinihari WIB. Bayern Muenchen pun masih sempurna pada ajang ini.
Bayern Muenchen unggul lebih dahulu lewat Luis Diaz pada menit keempat. Ia memanfaatkan bola rebound di dalam kotak penalti lawan. PSG sempat menyamakan kedudukan melalui gol yang diciptakan oleh Ousmane Dembele, namun dianulir oleh wasit karena adanya offside terlebih dahulu setelah melalui tinjauan VAR.
Bayern berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-32 melalui gol yang dicetak oleh Diaz yang memanfaatkan kesalahan lini pertahanan PSG.
Pada waktu tambahan babak pertama, Bayern harus bermain dengan 10 orang karena Diaz diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melalui tinjauan VAR karena melakukan pelanggaran keras kepada Achraf Hakimi.
Di babak kedua, PSG memperkecil ketertinggalan pada menit ke-74 melalui gol yang dicetak oleh Joao Neves setelah menerima umpan dari Lee Kang-in sehingga skor berubah menjadi 1-2.
Secara statistik sebenarnya PSG dapat unggul pada pertandingan ini dengan 64 persen penguasaan bola dan melepaskan 25 tembakan yang sembilan di antaranya tepat sasaran, namun Bayern Muenchen tampil lebih klinis.
Pelatih Bayern Munich Vincent Kompany puas dengan kemenangan timnya. Ia menyebut kemenangan itu menjadi sebuah bukti bahwa Die Roten bisa bersaing dengan tim-tim top Eropa di musim ini. “Sejak awal kami tahu bahwa kami bisa mengalahkan mereka (PSG),” kata Kompany kepada Canal+.
Menurut Kompany, salah satu aspek yang membuatnya senang dengan performa timnya di laga ini adalah mereka mampu beradaptasi dengan keadaan yang tidak menguntungkan mereka.
Walau bermain 10 pemain di babak kedua, mereka mampu menahan serangan-serangan PSG dan mengamankan tiga poin di laga ini. “Kami melakukan rotasi di hari Sabtu dan tim ini memberikan respons yang baik. Kami harus bertahan dengan 10 pemain dan tim ini memberikan respon yang baik lagi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kompany menyebut bahwa mengalahkan PSG dengan 10 pemain itu bukan pekerjaan yang mudah. Kendati berada dalam posisi yang sulit, Bayern mampu meraih poin penuh atas PSG.
“Kami harus tetap tenang namun kemenangan ini memberikan kami kepercayaan diri. Kemenangan ini menunjukkan bahwa kami mampu beradaptasi untuk bisa meraih hasil yang bagus,” tuturnya.
Bayern Munich memperpanjang laju kemenangannya di awal musim ini setelah mengalahkan Paris Saint-Germain di Liga Champions.
Selain menjaga catatan 100 persen di Liga Champions, Bayern Munich sekaligus menambah panjang laju kemenangannya setelah tanpa cela dalam 16 pertandingan yang sudah dijalaninya sejauh ini.
Laju bagus skuad Kompany itu bermula dari kemenangan melawan Stuttgart di ajang DFB Supercup pada pertengahan bulan Agustus lalu. Setelah itu 9 kemenangan berhasil ditorehkan Bayern Munich dari 9 pertandingan yang sudah dijalaninya di Bundesliga sejauh ini. Di ajang DFB Pokal, Bayern sudah melakoni dua laga untuk menambah apik laju kemenangannya.
Ditambah dengan empat pertandingan lain, yang juga berujung kemenangan, Bayern Munich kini sudah memulai musim dengan hasil 16 kemenangan dari 16 pertandingannya di seluruh ajang.
Sementara pelatih PSG Luis Enrique mengaku sangat kecewa. Meski demikian, ia meminta untuk mengambil pelajaran dari kekalahan ini dan mencoba bangkit pada pertandingan berikutnya.
“Kami harus terus melangkah, begitulah adanya. Saya pikir di babak pertama, kami pantas mendapatkan hasil ini karena mereka bermain lebih baik dari kami. Kami memberi mereka beberapa hadiah, dan ketika Anda memberi hadiah kepada tim seperti ini, wajar jika Anda kalah. Di babak kedua, segalanya berubah karena kami unggul jumlah pemain. Saya pikir kami bermain bagus setelah jeda dan menciptakan peluang untuk menyamakan kedudukan. Tapi hari ini bukan hari kami,” ujar Enrique seperti dilansir dari laman resmi klub.
Hasil laga lainnya adalah Napoli 0 – 0 Eintracht Frankfurt, Slavia Praha 0 – 3 Arsenal, Atletico Madrid 3 – 1 Union Saint-Gilloise, Liverpool 1 – 0 Real Madrid, Tottenham 4 – 0 Copenhagen, Olympiacos 1 – 1 PSV, Juventus 1 – 1 Sporting CP dan Bodo/Glimt 0 – 1 AS Monaco.***
