Harry Kane, Pemain Bayern Munich.
MUNICH – Selesai sudah penantian panjang penyerang Bayern Munich, Harry Kane. Ia akhirnya meraih trofi pertama dalam kariernya.
Kepastian itu didapat setelah hasil imbang Bayer Leverkusen 2-2 di kandang Freiburg, Minggu (4/5) malam WIB. Leverkusen tertahan di posisi kedua klasemen Liga Jerman dengan 68 poin dari 32 laga.
Dengan dua laga tersisa, Leverkusen tidak bisa mengejar lagi Bayern yang punya 76 poin di puncak. Bayern sejatinya punya kans mengunci gelar sehari sebelumnya saat tandang ke markas RB Leipzig.
Hanya saja, gol Youssuf Poulsen di menit akhir laga membuat skor akhir 3-3. Meski tertunda sehari, Kane tetap bisa bergembira karena akhirnya menuntaskan ‘kutukan’ trofi dalam kariernya.
Ini adalah trofi pertama Kane setelah 15 tahun berkarier di lapangan hijau. Padahal Kane tampil tajam dengan 441 gol dari 694 laga bersama klub dan tim nasional. Tapi Kane selalu sial ketika bicara soal trofi. Bahkan Kane selalu kalah dari enam final yang diikuti, seperti satu final Liga Champions, dua final Piala Liga Inggris, dan dua final Piala Eropa.
Ini termasuk saat pindah ke Bayern pada 2023 ketika kalah di final Piala Super Jerman tahun lalu dari Leipzig. Kane sudah bikin 80 gol dari 89 laga bersama Bayern.
Usai Bayern memastikan gelar juara Bundesliga, Kane pun merayakan lewat postingan emoji ‘trofi’ di akun media sosialnya. “What a feeling,” ungkap Kane.
Di sisi lain, Vincent Kompany menjalani debut yang bagus sebagai pelatih Bayern Munich. Ia mengantar Bayern juara Bundesliga di musim pertamanya di Jerman.
Kompany baru ditunjuk sebagai pelatih Bayern pada Mei 2024. Pria asal Belgia itu menggantikan Thomas Tuchel yang hengkang di akhir musim 2023/2024, musim di mana Bayern nirgelar.
Dipilihnya Kompany sebagai pelatih Bayern sempat diiringi keraguan. Sebab, pengalaman mantan bek Manchester City itu sebagai pelatih Cuma menangani Anderlecht dan Burnley.
Kompany sempat membawa Burnley juara Divisi Championship pada 2022/2023 dan promosi ke Premier League. Namun, Burnley gagal bertahan di Premier League dan degradasi.
Sejauh ini di Bundesliga, Bayern arahan Kompany mencatat 23 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan dua kali kalah dalam 32 pertandingan. Kane dan kolega. juga begitu produktif dengan menghasilkan 93 gol.
“Sekarang kami bisa menikmati momen menjuarai Bundesliga. Sungguh perasaan yang luar biasa. Saya ingin beri selamat ke para pemain atas usaha luar biasanya sepanjang musim. Kalian melakukan ini bersama-sama. Kalian juara sebagai tim,” ujar Kompany di situs resmi klub.
Ia pun berterima kasih kepada semua pihak yang ikut mendukung tim. “Terima kasih banyak juga untuk semua orang yang bekerja di balik layar di klub hebat ini, khususnya di bagian keolahragaan. Kerja keras kalian sangat berarti dan itu terlihat. Musim belum selesai dan masih banyak yang dinantikan. Mari selesaikan musim dengan kuat, bersama-sama. Terima kasih banyak juga untuk semua fans Bayern di seluruh dunia atas dukungan kalian,” ujarnya.
Bayern Munich pun makin menegaskan dominasinya di sepakbola Jerman.
Ini menjadi gelar juara liga ke-33 sejak kompetisi Bundesliga diperkenalkan pada 1963.
Bayern begitu digdaya di era tersebut setelah pertama kali juara pada 1968/1969. Bahkan Sejak musim 2012/2023, Bayern cuma sekali gagal jadi juara di musim lalu.
Dortmund sebagai tim kedua tersukses di era baru ini bahkan baru lima kali juara dengan dua terakhir didapat pada 2010/2011 dan 2011/2012. Mereka lebih sering jadi runner-up yakni sembilan kali.***
