Bayer Leverkusen Beri Manchester City Kekalahan Pertama

Selebrasi pemain Bayer Leverkusen saat mengalahkan Manchester City.

MANCHESTER – Bayer Leverkusen memberikan kelakalahan  untuk Manchester City  dalam pertandingan kelima fase liga Liga Champions 2025/2026 di Etihad Stadium, Rabu (26/11) dini hari WIB. Leverkusen menang 2-0 lewat Alejandro Grimaldo dan Patrick Schick yang mencetak gol pada masing-masing babak  

Dengan kekalahan pertamanya di Liga Champions musim ini, City tertahan di posisi keenam dengan 10 poin. Leverkusen naik ke posisi ke-13 dengan delapan poin.

Pelatih Bayer Leverkusen, Kasper Hjulmand, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. “Kami sangat senang dengan kemenangan ini, bukan hanya kemenangannya, tetapi juga karakter yang ditunjukkan tim. Saya sangat menghormati para pemain, untuk tim yang kami miliki,” kata Hjulmand  dikutip dari OneFootball.

Ia menyebut kemenangan itu menjadi momen yang tak bisa terlupakan. “Kami sedang membangun tim di sini, dan saya pikir  itu adalah malam yang tak terlupakan, dan menjadi bahan bakar bagi perkembangan kami. Tentu saja kami memiliki momen-momen di mana kami membutuhkan sedikit keberuntungan dan kiper yang sangat bagus (Mark Flekken),” ujarnya.

Salah satu dari beberapa pemain Die Werkself yang tampil gemilang malam itu, Jarell Quansah, juga diliputi kebahagiaan saat laga usai. “Rasanya luar biasa (menang di Etihad), sejujurnya. Kami membutuhkan banyak karakter, semangat juang, dan kegigihan. Kami tahu mereka punya banyak pemain berkualitas kelas dunia, dan bahkan para pemain yang menjadi starter malam ini, kami tahu mereka juga pemain kelas dunia yang bermain untuk negara mereka. Tugas kami selalu berat ketika mereka masuk. Kami bertahan sedikit lebih dalam dari yang saya inginkan, tetapi senang bisa menang,” ujar sang bek kepada TNT Sports.

Menurut situs Sofascore, Flekken mendapat nilai 10 karena penyelamatan-penyelamatan yang dilakukannya. Dia membuat total sembilan penyelamatan, lima di antaranya dilakukan di dalam kotak penalti.

Ada ekspektasi gol City sekitar 2,19 yang berhasil digagalkan Flekken. Jika dikonversi jadi gol, City setidaknya bisa meraih satu poin atau menang dengan skor tipis.

Performa mantap Flekken saat bertemu City bukan sekali ini saja. Sebab pada Februari 2024, Flekken pernah dua kali membuat City frustrasi sekalipun tim yang diperkuatnya, Brentord, kalah.

Pada 6 Februari 2024, Brentford kalah 1-3 meski sempat unggul duluan lewat Neal Maupay. Gol Maupay merupakan assist dari Flekken yang di laga itu membuat 12 penyelamatan.

“Sebagai kiper, Anda bisa mulai nyaman dengan laga ketika bisa membuat banyak penyelamatan, terkadang Anda sampai merasa bahwa Anda tidak akan kebobolan dan Anda bisa menyelamatkan setiap peluang yang mengarah ke gawang Anda. Itulah yang sebenarnya terjadi. Luar biasa bisa tampil seperti ini, tapi ini bukan cuma saya; satu tim bermain luar biasa dan kami senang bisa membawa pulang tiga poin,” ujar Flekken di situs resmi UEFA.

Sementara itu bagi Manajer City Pep Guardiola hasil ini sekaligus menodai partai ke-100 bersama Citizens di Liga Champions. City untuk pertama kalinya kalah di Liga Champions musim ini setelah meraih tiga kemenangan dan satu seri.  Sebelum ini, Guardiola meraih 62 kemenangan, 19 imbang, dan 18 kalah.

Guardiola pun meminta maaf dan bertanggung jawab penuh atas hasil buruk tersebut. “Well, ini bukan performa yang kami inginkan dan saya harus bertanggung jawab. Meski saya masih berpikir bahwa para pemain yang jadi starter itu luar biasa, tapi kami kehilangan sesuatu yang kami butuhkan di level tertinggi seperti ini. Ini kesempatan luar biasa dan kami harus bangkit untuk laga berikutnya,” ujar Guardiola di situs resmi UEFA.

City bukannya tidak punya peluang karena mereka mendominasi pertandingan dengan 18 attempts, delapan di antaranya on goal. Bertubi-tubi serangan City ke gawang Leverkusen dimentahkan Flekken.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *