Lamine Yamal mendapat perlawanan ketat dari pemain Rayo Vallecano.
BARCELONA – Barcelona ditahan Rayo Vallecano dengan skor 1-1 pada pekan ketiga LaLiga 2025/2026. Bermain di Estadio de Vallecas, Senin (1/9) dini hari WIB, gol penalti Lamine Yamal dibalas oleh Fran Perez.
Barcelona dibuat kesulitan oleh tim tuan rumah. Rayo mampu menciptakan enam percobaan ke gawang dari 12 usahanya.
Pelatih Barcelona Hansi Flick tidak puas dengan penampilan para pemainnya yang banyak bikin kesalahan. “Kami kurang intensitas dan kami membuat banyak kesalahan. Rayo bermain fantastis. Saya tidak puas dengan tim saya di laga ini,” kata Flick melansir AS.
Situasi pertandingan sebetulnya juga sangat sulit. Selain lapangan yang buruk, monitor VAR juga terjadi masalah. “VAR harus berfungsi. Saya tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi kami tidak bisa berbuat apa-apa. Bukan tugas saya untuk menyarankan apa pun. Seharusnya itu tidak dijadikan alasan. Kami membuat kesalahan pada akhirnya, dan itu justru merugikan kami,” ujar Flick.
Walau demikian Flick tidak mau mencari-cari alasan terkait hasi imbang itu. Ia mengakui permainan Barcelona di bawah level yang ia inginkan. Hasil seri menurutnya memang pantas untuk Barcelona.
“Saya kira satu poin cukup bagus. Kami tidak pantas dapat lebih. Joan Garcia, Eric (Garcia), dan (Andreas) Christensen bagus. Masalahnya di lini tengah dan depan. Kami sangat banyak buat kesalahan. Saya tidak senang dengan tim saya. Kami tidak main bagus,” ujarnya.
Secara keseluruhan Barcelona tidak mendominasi jalannya pertandingan. “Kami tidak main dengan ketajaman yang seperti biasanya, kami tidak mendominasi seperti yang seharusnya, dan kami membuat banyak kesalahan. Ketika Anda main melawan tim yang tampil bagus, Anda harus main dengan cara berbeda dan tidak bikin banyak kesalahan, kami seharusnya main lebih baik,” ujar Flick.
Joan Garcia menjadi juru selamat Barcelona di laga ini. Penjaga gawang berusia 24 tahun itu membuat banyak penyelamatan apik.
Sejak babak pertama, Garcia bisa merepotkan Rayo Vallecano. Di menit ke-13 misalnya, ia menggagalkan peluang di depan gawang Barcelona, yang coba dieksekusi Andrei Ratiu.
Garcia kemudian terus bikin Vallecano frustrasi. Ia menggagalkan peluang dari Palazon, Perez, dan Sergio Camello hingga akhir pertandingan.
Sofascore mencatat, Garcia membuat 5 penyelamatan sepanjang laga, dari 12 percobaan Vallecano. Ia mendapat rating 8.7, paling tinggi di skuad Barcelona.
LaLiga juga mengganjarnya dengan gelar Man of the Match. Flick pun memuji kiper yang baru direkrut dari Espanyol itu. “Dia sangat bagus dengan bola. Dia cepat dan dia tak membuat kesalahan sama sekali hari ini. Dia percaya diri dengan dan tanpa bola. Keputusan yang bagus untuk merekrutnya,” katanya.
Jalannya laga itu dinilai kontroversial, di mana kali ini terkait Lamine Yamal. Wasit menghadiahkan penalti kepada Blaugrana usai Lamine Yamal tersungkur.
Rekamanan pertandingan memperlihatkan, wonderkid Spanyol tersebut jatuh setelah Pep Chavarria menyenggol pahanya. Namun, karena VAR yang tidak berfungsi insiden tersebut jadi tidak bisa ditinjau, yang mana memungkinkan keputusan penalti itu bisa saja dibatalkan.
Sejumlah pemain Rayo protes terhadap keputusan itu. Pada prosesnya, Yamal mengirim Augusto Batalla jatuh ke arah yang salah, sekaligus membuka keunggulan Barcelona di menit ke-40.
Gelandang Rayo Isi Palazon mengungkapkan bahwa wasit Busquets Ferrer mengaku telah salah karena memberikan penalti kepada Barcelona. “Ketika mereka menjatuhkan penalti, yang sebenarnya bukan penalti hal itu membuat Anda marah dan putus asa. Saya paham wasit juga manusia, tapi apa yang kebetulan adalah mereka selalu membuat kesalahan untuk tim yang sama. Namun, bagus karena dia mengakui kesalahannya,” ujar Palazon kepada DAZN.
Meski demikian, mantan wasit LaLiga Iturralde Gonzalez menilai, penalti untuk pelanggaran terhadap Yamal sudah tepat. “Jelas penalti. Pemain Rayo itu berlari dan bertabrakan dengan si pemain Barcelona,” lugas dia di AS.
Hasil imbang membuat Barcelona sementara tertahan di peringkat 4 klasemen dengan 7 poin. Los Cules sementara tertinggal dari Real Madrid, yang memimpin dengan 9 poin dari 3 laga.***
