Ollie Watkins, Pemain Aston Villa.
BIRMINGHAM – Aston Villa melakoni laga melawan Brugge pada leg 2 babak 16 besar Liga Champions di Villa Park, Birmingham, Kamis (13/3) dinihari WIB. The Villains mesti waspada dengan kebangkitan tim tamu.
Aston Villa memang sedikit atas angin, karena berhasil membungkam tuan rumah Club Brugge dengan skor 3-1 pada pertandingan leg 1 pekan lalu.
Sementara itu, Club Brugge bertekad untuk bangkit dan mengembalikan keadaan guna meraih tiket babak 8 besar. Tim besutan Nicky Hayen optimis dapat meraih hasil positif dalam laga tandang ke markas Aston Villa pekan ini.
Hasil laga nanti bakal krusial bagi kedua tim yang bertekad melangkah lebih jauh. Jelang laga nanti, Tim besutan Unai Emery memiliki bekal bagus usai menang 1-0 di markas Brentford pada lanjutan Liga Inggris.
Emery mengaku terkesan dengan permainan anak asuhnya dan berharap timnya meraih hasil positif. Kendati demikian, ia juga mengungkapkan bahwa timnya harus tetap tenang dan mewaspadai kebangkitan lawan.
“Masih ada 90 menit lagi untuk dimainkan. Kami tahu kapasitas mereka (Brugge). Mereka menang melawan Atalanta dan bertanding dengan sangat baik. Pikiran saya adalah menganalisis dan menghormati lawan, serta mencoba menjadi lebih baik secara individu dan kolektif untuk laga berikutnya,” ujar Emery dilansir dari laman resmi Aston Villa.
Aston Villa masih belum bisa memainkan beberapa pemain karena masih cedera seperti Ross Barkley dan Amadou Onana. Sementara Emiliano Martinez dan Marco Asensio yang mengalami gangguan cedera pekan lalu diharapkan bisa tampil di laga ini.
Maka, Emery diperkirakan akan memainkan Emiliano Martinez (kiper); Axel Disasi, Ezri Korsa, Tyrone Mings, Lucas Digne; Boubacar Kamara, Youri Tielemans; John McGinn, Morgan Rogers, Marcus Rashford dan Ollie Watkins, dengan formasi.
Ollie Watkins mengaku laga nanti bakal ketat, karena tim lawan berjuang keras untuk membalikkan keadaan. “Laga pasti ketat dan sulit. Kami bakal mengerahkan segalanya untuk memenangkan laga. Kami ingin lolos ke babak selanjutnya,” kata Watkins dikutip dari laman klub.
Di kubu lawan, Club Brugge tentu saja berupaya bangkit. Skuad asuhan Nicky Hayen harus bekerja lebih keras guna mengembalikan keadaan.
The Blauw-Zwart baru saja meraih hasil positif usai mengalahkan Cercle Brugge dengan skor 3-1. Hasil itu menjadi motivasi tersendiri bagi Simon Mignolet dan kawan-kawan jelang lawatan ke markas Aston Villa.
Hayen optimis timnya bakal bangkit dan mampu meraih kemenangan. Club Brugge sejatinya tampil impresif pada laga leg 1, namun kurang beruntung ketika kebobolan 2 gol di 10 menit terakhir.
“Terlepas dari hasil laga kontra Aston Villa, kami bermain bagus. Dan itulah yang perlu kami ulangi di laga nanti. Dengan skenario yang sama seperti laga ini (melawan Cercle Brugge) yaitu mencetak gol lebih awal, jadi kami bisa menciptakan sedikit keraguan (untuk lawan). Dan mari berharap kami bisa mencetak tiga gol di babak pertama seperti yang kami lakukan di kandang Atalanta,” kata Hayen dikutip dari laman resmi Brugge.
Club Brugge belum bisa menurunkan dua pemain andalan mereka yaitu Bjorn Meijer dan Joaquin Seys lantaran masih dalam pemulihan cedera.
Hayen diperkirakan menurunkan Simon Mignolet (kiper); Kyiriani Sabbe, Joel Ordonez, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper; Raphael Onyendika, Ardon Jashari; Chemsdine Talbi, Hans Vanaken, Christos Tzolis dan Ferran Jutgla, dengan formasi 4-2-3-1.***
