Arsenal Diyakini Sukses Akhiri Puasa Gelar

Noni Madueke bersama Mikel Arteta dan petinggi Arsenal.

LONDON – Pemain legendaris Arsenal Thierry Henry mendukung Mikel Arteta terus di kursi manajer. Henry juga percaya diri, the Gunners akan sukses mengakhiri puasa gelar.

Arteta menyelesaikan lima setengah musim pertamanya dengan Arsenal. Selama ditangani manajer Spanyol itu, Arsenal berangsur-angsur konsisten dalam persaingan titel Premier League.

Namun, Arsenal tak kunjung berhasil memenangi kompetisi. Martin Odegaard dan kolega hat-trick finis kedua dalam tiga musim terakhir. Belakangan, malah muncul desakan agar Arteta mundur seiring aktivitas transfer Arsenal yang dianggap kurang sip.

Meriam London telah resmi mendatangkan Noni Madueke dari Chelsea, perekrutan yang dinilai tidak tepat mengingat kebutuhan akan penyerang tengah. Henry masih percaya dengan Arteta.

“Apakah menurut saya Mikel Arteta sedang melakukan pekerjaan yang bagus? Luar biasa bagus! Apakah menurut saya dia seharusnya dipecat? Tentu saja tidak! Apakah saya menyakini bahwa kami akan memenangi liga di musim ini? Ya! Sejauh ini bagus kok. Nanti akan semakin bagus,” kata pemenang dua medali Premier League ini kepada siniar Men in Blazers.

Legenda sepakbola Prancis itu Arsenal saat ini sudah mempersiapkan  segalanya untuk menjadi yang terbaik di musim baru nanti. “Saya paham betul ketika orang-orang sekarang mengatakan, ‘apakah kita akan juara?’ Saya memahami pertanyaannya sekarang, ketika sebuah tim seperti lima tahun, kedua, kedua, kedua, kami gagal. Itu bukan berarti kita akan gagal lagi. Mereka sudah lakukan belakangan ini, dan mudah-mudahan mereka bisa juara,” lugas Henry.

Kepindahan Madueke ke Arsenal membuat Arteta melanjutkan hobinya belanja pemain Chelsea. Sejak melatih Arsenal pada 2019, sudah enam pemain Si Biru diangkutnya ke Emirates Stadium.

Mereka adalah Willian, Jorginho, Kai Havertz, Raheem Sterling dan Kepa Arrizabalaga. Melansir Mirror, total enam pemain itu berharga 134 juta Pound, atau sekitar Rp2,5 triliun.

Willian didatangkan gratis, sementara Sterling berstatus pinjaman musim lalu. Kemudian Kepa Arrizabalaga ditebus seharga 5 juta Pound, Jorginho seharga 12 juta Pound, dan paling mahal adalah Kai Havertz, yang ditebus 65 juta Pound.

Sejak melatih Arsenal, Arteta sedianya kesulitan menghadirkan trofi. Ia baru memenangkan gelar Piala FA 2019/2020 dan dua titel Community Shield.

Sementara Chelsea bisa memenangkan 5 titel, kebanyakan dari ajang internasional seperti Liga Champions, Piala Super Eropa, UEFA Conference League, dan dua titel Piala Dunia Antarklub.

Masih tentang Madueke, pemain berusia 23 tahun itu ditebus seharga 55 juta Euro atau setara Rp1 triliun. Ia memakai nomor punggung 20 di Arsenal. Posisinya sebagai penyerang sayap, bisa jadi tambahan amunisi.

Madueke sebelumnya sudah kemas 92 laga bersama Chelsea, 20 gol dicetaknya. Madueke pun jadi pembelian pemain Arsenal dari Chelsea keenam di eranya manajer Mikel Arteta.

Madueke antusias untuk main bersama Arsenal. Walau posisi penyerang sayap kanan yang biasa dimainkannya- sudah jadi jadi milik Bukayo Saka, Madueke siap ditempatkan di posisi mana pun.

“Saya bisa bermain di posisi sayap atau kanan, walau ada sedikit perbedaan. Namun itu tidak penting, saya siap main di mana saja dan akan membantu tim,” ujar Madueke dilansir dari situs resmi Arsenal.

Madueke pun yakin, Arsenal punya segudang pemain berkualitas. Maka baginya, Meriam London punya kapasitas untuk menangi seluruh trofi. “Untuk memenangkan semua kompetisi, saya rasa kami punya kapasitas untuk melakukannya,” tegasnya.

Pemain Timnas Inggris ini mencatatkan 92 penampilan untuk Chelsea dengan menyumbang 20 gol dan 9 assist. Ia turut mengantarkan Si Biru meraih gelar Piala Dunia Antarklub 2025.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *