Mikel Arteta dan Gabriel Martinelli harus fokus ke setiap laga.
LONDON – Arsenal sudah digusur Manchester City dari puncak klasemen Premier League. Meriam London diminta harus berani mengubah mentalitas apabila mau bersaing juara di akhir musim.
Peta persaingan Premier League berubah memasuki pekan ke-33. Arsenal yang sudah memuncaki klasemen sejak September 2025 akhirnya lengser.
Man City yang berhasil menggusur Arsenal dari puncak klasemen. The Sky Blues menaklukkan Declan Rice cs 2-1 akhir pekan lalu dan naik ke puncak usai menang 1-0 atas Burnley, Kamis (23/4) dini hari WIB.
Baik Man City dan Arsenal kini sama-sama mengoleksi 70 poin dengan selisih gol 70. Pasukan Pep Guardiola berhak mendaki puncak klasemen karena unggul dalam urusan mencetak gol (66 gol) ketimbang Arsenal (63 gol).
Dengan 5 laga tersisa, Arsenal dan Man City masih punya peluang menutup musim dengan titel Premier League.
Legenda Manchester United Wayne Rooney masih menjagokan Meriam London untuk meraih gelar Liga Inggris musim ini. Namun ia menyoroti performa Arsenal yang kadang hanya mengincar kemenangan dengan margin 1 gol saja. Menurutnya mentalitas seperti itu mesti diubah apabila tak mau kalah dari Man City di persaingan juara.
“Saya mungkin masih menganggap Arsenal sebagai favorit tipis. Arsenal telah mencoba untuk mencuri kemenangan 1-0, tetapi mereka perlu mengubah pola pikir itu dan menyerang tim lawan dan menang dengan selisih 3 atau 4 gol,” kata Rooney, dilansir dari BBC.
Arsenal telah memenangkan 10 pertandingan hanya dengan selisih 1 gol di Liga Inggris 2025/2026. Jumlah tersebut hampir setengah dari kemenangan yang sudah mereka raih (21 kali) sejauh ini.
Arsenal mempunyai keuntungan karena akan memainkan dua pertandingan Liga Inggris lebih dulu daripada Man City. Hal itu dikarenakan Man City harus menjalani laga di Piala FA.
Pada akhir pekan ini, Man City akan melawan Southampton dalam laga semifinal Piala FA. Sementara Arsenal akan menjamu Newcastle United di Liga Inggris.
Eks pemain Arsenal, Paul Merson, menilai bahwa jika Meriam London bisa melebarkan jarak di klasemen, Man City akan berada dalam tekanan besar.
“Performa Arsenal cukup bagus di Etihad, tetapi mereka kalah dalam pertandingan yang seharusnya tidak boleh membuat mereka kalah. Anda tidak butuh bermain bagus namun tetap menelan kekalahan. Tanpa diduga-duga, Manchester City kini berada di puncak klasemen. Ini menakutkan,” ungkap Merson.
Ia meminta Arsenal harus bisa mengalahkan Newcastle dan kemudian Fulham. “Tetapi Arsenal akan bermain dua kali sebelum City bertanding dan bisa kembali unggul enam poin-dan mereka harus benar-benar memanfaatkan hal itu. Mereka wajib memenangkan dua pertandingan melawan Newcastle dan Fulham untuk memberikan tekanan kembali kepada City. Itu adalah sebuah keharusan,” ujarnya.
Lantas bagaimana dengan pertandingan Arsenal melawan Newcastle? Kemenangan menjadi tujuan utama Arsenal. Jika kalah melawan The Magpies maka asa untuk juara Liga Inggris dipastikan pupus. Dengan meraih kemenangan maka Arsenal bisa kembali menyalip Manchester City yang kini puncaki klasemen.
Namun upaya Gabriel Martinelli dan kolega untuk meraih kemenangan juga tidak mudah. Pasalnya Newcastle United juga mencari poin penuh saat melawat ke markas The Gunners.
Inkonsistensi menjadi masalah utama pasukan Eddie Howe pada musim ini. Karena itu kemenangan melawan Arsenal bakal menjadi penyemangat The Magpies untuk memaksimalkan sisa laga di Liga Inggris. Mikel Arteta sendiri masih yakin, timnya sanggup memenangkan semua laga sisa dan menjadi juara. “Persaingan Liga Inggris mulai dari nol lagi. Kami berjuang untuk memaksimalkan potensi yang ada dan meraih kemenangan di seluruh laga sisa dan menjadi juara,” kata Arteta.***
