Laga Arsenal kontra Wolverhampton Wanderers.
LONDON – Arsenal menang dramatis atas Wolverhampton Wanderers. Bermain di Emirates Stadium, London, Minggu (14/12) dini hari WIB, The Gunners menang 2-1 usai dua pemain Wolves mencetak gol bunuh diri.
Arsenal memecah kebuntuan pada menit ke-70 usai kiper Wolves Sam Johnstone mencetak gol bunuh diri. Wolves lantas sempat membuyarkan keunggulan Arsenal lewat gol Tolu Arokodare pada menit ke-90.
Hanya saja Arsenal lantas mengembalikan keunggulannya pada injury time. Kembali lewat gol bunuh diri, kali ini dari bek Wolves Yerson Mosquera.
Arsenal tampil mendominasi dengan melepaskan 17 tembakan (5 on target) dan 70 persen penguasaan bola. Statistik tim tuan rumah unggul jauh ketimbang Wolves yang hanya bikin 3 shots (2 on target) dan 30 persen ball possession.
Manajer Arsenal Mikel Arteta mengakui tim asuhannya tampil mengecewakan pada babak pertama. Ia menyoroti lini pertahanan yang sempat kecolongan gol Akorodare.
“Kesempatan pertama mereka untuk melakukannya, mereka berhasil mencetak gol, dan ini adalah Liga Primer, sayangnya. Kami lega karena berhasil mencetak gol di akhir pertandingan dan memenangkannya, tetapi kami perlu meningkatkan performa dalam hal itu, Di babak pertama kami tidak bermain seperti yang kami inginkan,” kata Arteta dikutip dari laman resmi klub.
Arteta berharap kemenangan sulit ini bisa menjadi pembelajaran bagi Arsenal untuk bisa tampil lebih efektif dan memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan.
“Belajarlah dari kesalahan ini, lalu lanjutkan, dan setiap kali Anda menang di Liga Primer, Anda harus bahagia. Anda harus menyadari kesulitannya, tetapi kami membuatnya semakin sulit bagi diri kami sendiri hari ini dan itulah pelajaran besar yang harus kami ambil,” jelas Arteta.
Walau demikian Arteta tetap mensyukuri hasil ini. Dia menyebut usaha timnya tak sia-sia meski sempat menampilkan performa yang naik-turun. “Pertandingan ini seperti roller coaster. Semakin lama pertandingan berlangsung, mereka semakin berharap dan kami harus meningkatkan permainan kami dan mengambil lebih banyak risiko,” kata Arteta, dikutip dari BBC.
Striker Arsenal Bukayo Saka tak menampik timnya Arsenal dinaungi keberuntungan. “Ya, kadang Anda membutuhkannya (keberuntungan). Di laga ini keberuntungan berpihak kepada kami. Kami akan ambil poin ini dan beranjak. Kami tidak akan tahu sampai bulan Mei, tapi kami boleh gembira malam ini karena pulang dengan tiga poin. Jujur saja kadang bikin frustrasi. Pesan ke anak-anak adalah tetap sabar dan mencoba semuanya, pada akhirnya kami dapat imbalannya,” ujar Saka kepada TNT Sports.
Manajer Wolverhampton Wanderers, Rob Edwards mengaku sangat kecewa karena timnya kalah secara dramatis. Meski kecewa, namun Edwards mengaku puas dengan semangat juang para pemainnya
“Sangat sulit untuk berbicara kepada Anda saat ini, jujur saja. Kami telah kalah dalam pertandingan sepak bola lainnya. Kami kalah dalam pertandingan dan saya pikir itu kesalahan kami. Para pemain menjalankan rencana permainan dengan sangat baik. Dua gol yang kami kebobolan sangat aneh, terutama yang pertama. Untuk bangkit kembali dan bekerja keras serta menunjukkan banyak semangat juang dan keberanianm” ,” ujar Edwards kepada TNT Sports.
Dilansir oleh Opta, Wolves tercatat sebagai tim yang paling sering kebobolan gol bunuh diri di Premier League musim ini (4). Ini jadi ketujuh kalinya sebuah tim di Premier League mencetak dua gol bunuh diri dalam satu pertandingan.***
