Antonelli Sedih Italia Gagal ke Piala Dunia

Kimi Antonelli, Pebalap Mercedes.

ROMA – Pebalap Formula 1 dari tim Mercedes, Kimi Antonelli ikut sedih Italia gagal lolos lagi ke Piala Dunia. Driver Italia itu kian termotivasi melakukan penebusan di Formula 1.

Italia dipastikan tak ambil bagian pada Piala Dunia 2026 yang berlangsung Juni-Juli mendatang. Kekalahan dari Bosnia & Herzegovina di final play-off melanjutkan kegagalan Gli Azzurri ambil bagian di turnamen itu untuk kali ketiga beruntun.

Italia terakhir kali tampil di Piala Dunia adalah pada edisi 2014 di Brasil. Kimi Antonelli baru berusia delapan tahun saat itu, sementara belum lahir saat timnasnya meraih gelar terakhir di Jerman pada 2006.

Memori terbaik pebalap Mercedes tersebut tentang Italia terjadi ketika Euro 2020. Kala itu Si Biru juara bersama Roberto Mancini. “Pastinya sangat disayangkan kami tak berangkat ke Piala Dunia tahun ini. Saya punya memori indah soal Euro, saya ingat berada di balapan gokart di Sarno, ketika Italia bermain, dan setelah memenangi balapan, ibu saya dan saya bergegas ke rumah secepat mungkin karena kami mau menonton final. Itu periode yang sangat indah,” kata Antonelli dikutip Football Italia.

Antonelli pun bertekad untuk terus mengibarkan bendera Italia di ajang balapan. “Sangat mengecewakan bagi saya tidak bisa melihat tim nasional lolos ke Piala Dunia. Ini salah satu alasan lagi untuk mencoba menjaga bendera Italia tetap berkibar di bidang saya sendiri,”  tuturnya.

Buntut dari kegagalan timnas Italia,  Gennaro Gattuso memutuskan mundur dari kursi pelatih. Ia juga pergi usai gagal mengantar Azzurri ke Piala Dunia 2026. Federasi Sepakbola Italia atau FIGC mengumumkan kepergian Gattuso pada Jumat (3/4).

“Federasi Sepakbola Italia (FIGC) dan Gennaro Ivan Gattuso telah secara bersama-sama memutuskan untuk mengakhiri kontrak yang mengikat pelatih asal Calabria tersebut dengan tim nasional sepakbola Italia. FIGC mengucapkan terima kasih kepada Gattuso dan seluruh stafnya atas keseriusan, dedikasi, dan semangat yang mereka tunjukkan selama sembilan bulan terakhir, serta mendoakan kesuksesan terbaik bagi mereka di masa depan,” tulis FIGC di situs resminya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *