JAKARTA(LB)-Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Karyoto diangkat dalam jabatan baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri
Irjen Karyoto akan menggantikan Komisaris Jenderal (Komjen) Fadil Imran yang mengemban tugas baru sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi.
Sementara posisi Karyoto di Polda Metro Jaya akan digantikan Inspektur Jenderal Asep Edi Suheri yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Wakabareskrim).
Mutasi jabatan ini tertuang dalam surat telegram (TR) Kapolri dengan nomor ST/1186/VIII/KEP/2025 dan ST/1764/VIII/KEP/2025.
“Iya benar (ada mutasi pati dan pamen Polri),” kata Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Sandi Nugroho saat dikonfirmasi, Selasa (5/8).
Karyoto lahir di Pemalang, Jawa Tengah, pada 1968. Abituren Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 ini berpengalaman di bidang reserse.
Sebelum menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, Karyoto bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di sini, ia menduduki jabatan penting sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK.
Tercatat, Karyoto pernah menangani kasus korupsi korupsi terkait izin ekspor benih lobster yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo.
Sebelum di KPK, Karyoto juga pernah mengemban beberapa jabatan strategis di Korps Bhayangkara.
Di antaranya, Kapolres Ketapang (2008), Kasubbid Infodata Kominter Set NCB Interpol (2009), Penyidik Utama Tk II Dit III/Kor Dan WCC Bareskrim Polri (2010), dan Kasubdit III Dittipidkor Bareskrim Polri (2011).
Selanjutnya, Kapolresta Barelang (2012), Dirreskrimum Polda DIY (2014), Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2015), Direktur Analis Pemutus Jaringan Internasional BNN (2016), dan Analis Kebijakan Utama Bidang Pidkor Bareskrim Polri (2018).
Kemudian, Wakapolda Sulawesi Utara (2018), Wakapolda DIY (2019), Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK (2020), dan terbaru Kapolda Metro Jaya (2023).
