Massimiliano Allegri, Pelatih AC Milan.
MILAN – AC Milan tidak akan ambil bagian di kompetisi Liga Champions musim depan. Sang pelatih, Massimiliano Allegri tentu saja kecewa. Akan tetapi, Allegri justru ambil berkahnya yakni AC Milan punya lebih banyak waktu untuk meningkatkan diri.
“Aspek positif absen di Liga Champions adalah kami punya lebih banyak waktu untuk membangun tim. Tentu, sisi negatifnya adalah kami tidak main di panggung besar. Namun kami punya banyak waktu untuk meningkatkan level kami, baik itu dari taktik dan ikatan tim,” ujarnya dilansir situs resmi klub.
Sebagaimana diketahui AC Milan finis di peringkat delapan pada Liga Italia 2024/2025 kemarin. Itu artinya, Milan tidak akan main di Liga Champions musim ini.
“Tujuannya jelas, kami harus bisa masuk lagi ke Liga Champions musim selanjutnya. Kini, fokus kami untuk bisa tampil kuat,” urainya,
Allegri dikontrak AC Milan sampai musim panas 2027. Pelatih dengan koleksi enam titel scudetto ini diharapkan membuat Rossoneri bisa kembali berjaya di tanah Italia.
Allegri sebelumnya pernah jadi juru taktik Milan pada musim 2010-2014. Dua titel dipersembahkannya yakni scudetto dan Piala Super Italia.
Eks penyerang AC Milan Alexandre Pato percaya Allegri adalah pilihan tepat untuk menangani Rossoneri. Ia bisa memberikan kestabilan.
Milan mengangkat Allegri sebagai pelatih musim panas ini untuk menggantikan Sergio Conceicao. Allegri dihadapkan pada tugas mengembalikan tim ke persaingan teratas.
Musim lalu ditandai dengan penunjukan dua pelatih berbeda. Paulo Fonseca diangkat di awal musim tapi dipecat pada Desember, untuk kemudian digantikan Conceicao.
“Menurut saya, buat saat ini ya, dia (Allegri) adalah orang yang dibutuhkan Milan. Dia membawa apa yang Ancelotti juga bawa buat kami masyarakat Brasil. Dia seseorang yang sudah merasakan juara, yang tahu Milan dengan sangat baik. Saya yakin dia akan memberikan para pemain ini butuhkan di lapangan 100%. Saya sangat senang dia ada di sini,” kata Pato dikutip Football Italia.
Sebelumnya CEO AC Milan Giorgio Furlani optimistis dengan peluang timnya merebut trofi musim depan. “Saya harus akui bahwa musim lalu tidak berjalan sesuai keinginan kami. Kami mulai lagi musim ini dengan misi yang sama setiap tahunnya, yakni tampil kompetitif dan meraih trofi di setiap kompetisi yang diikuti,” ujar Furlani seperti dikutip Football Italia.
Furlani menyebut ada sosok Allegri dan Igli Tare yang memberikan harapan untuk kebangkitan Milan. “Tare dan Allegri adalah rekrutan sangat penting untuk internal tim ini, kami bekerja bersama-sama mereka untuk memastikan ini adalah musim yang sukses. Kesan pertama luar biasa, tapi itu tidak penting sampai kami bermain dan mulai rutin menang,” ujarnya.
Milan sejauh ini mendatangkan Samuel Ricci dari Torino dan sepakat dengan Brighton & Hove Albion terkait. Ricci diboyong dari Torino untuk memperkuat lini tengah.
Football Italia menyebut bahwa Milan mengeluarkan uang sekitar 25 juta Euro untuk membawa Ricci. Sang pemain diikat kontrak selama empat tahun. Sementara Pervis Estupinan diproyeksikan menjadi pengganti Theo Hernandez yang hijrah ke Al Hilal. The Athletic melaporkan bahwa Brighton setidaknya ingin mendapatkan kembali 15 juta Pound yang mereka keluarkan untuk merekrut Bek asal Ekuador dari Villarreal pada 2022 silam.***
