3.000 Jawara Meriahkan Golok Day 2025 Kota Cilegon

Kegiatan Golok Day tahun 2022 di Kota Cilegon yang dilaksanakan oleh IPSI Cilegon.

CILEGON (LB)- Setelah sempat vakum, kegiatan tahunan Golok Day dipastikan kembali digelar pada 25–26 Oktober 2025 mendatang.

Agenda budaya khas Kota Cilegon ini rencananya akan melibatkan sekitar 3.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga tamu mancanegara.

Kegiatan ini dipusatkan di Alun-alun Kota Cilegon dan akan diawali dengan pawai budaya yang dimulai dari Rumah Dinas Walikota Cilegon. Pawai itu menjadi simbol pembukaan acara yang telah ditunggu-tunggu oleh masyarakat Kota Baja.

Sekretaris Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Cilegon, Faturohman, mengungkapkan bahwa kegiatan Golok Day berada di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Kota Cilegon, namun untuk pelaksanaan teknis ada di tangan IPSI.

“Konsepnya ada dua. Pertama Festival Rampak Nusantara yang bersifat nasional, pesertanya umum dari seluruh Indonesia. Kedua, Festival Rampak Lokal, khusus pesilat dari wilayah Cilegon dan sekitarnya,” ujar Faturohman, Selasa (15/7).

Lebih dari sekadar ajang silat, Golok Day tahun ini diharapkan menjadi momen kebudayaan berskala nasional yang menyatukan masyarakat lintas latar belakang.

“Jadi bukan hanya pesilat yang dilibatkan, tapi juga komunitas seni dan budaya lainnya. Masyarakat bisa berpartisipasi langsung,” jelasnya.

Kegiatan ini terakhir digelar pada tahun 2022 dengan mengundang peserta dari luar negeri. Faturohman menyebut pihaknya sedang menjajaki kembali kemungkinan mengundang tamu internasional tahun ini.

“Insya Allah kita akan undang kembali tamu dari luar negeri. Sebelumnya juga sempat hadir perwakilan dari luar,” tuturnya.

Pemerintah Kota Cilegon, kata dia, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Golok Day sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal sekaligus memperkuat citra Cilegon sebagai kota yang menjunjung kearifan lokal. “Ini kan kegiatan rutin, jadi pemerintah sangat mendukung. Apalagi ini juga jadi simbol kekuatan dan kebersamaan masyarakat baju hitam di Cilegon,” pungkasnya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *