Suasana ritual doa bersama HUT Kesempurnaan YS. Kwan She Im Po Sat di Kelenteng Low Lie Bio Semarang, Sabtu (12/7) lalu.
SEMARANG (LB)–Pada Sabtu (12/7) malam lalu, ratusan umat Tri Dharma (Tao, Buddha dan Khonghucu) yang datang dari dalam maupun luar kota Semarang berkumpul sambil membawa dupa di Kelenteng Kebun Jeruk/TITD Low Lie Bio yang terletak di perbukitan Manyaran, Semarang Barat, Jawa Tengah guna mengikuti perayaan Hari Kesempurnaan Yang Suci Kwan Se Im Po Sat Lak-Gwee 19, 2576 (Imlek).
Pada sore harinya, sekitar pukul 17.00 WIB bau wangi asap dupa/hio sudah merebak dari kejauhan sebelum kami memasuki halaman kelenteng yg bernuansa arsitektur ala negeri Tiongkok tersebut.
Dan tepat pukul 19.00 WIB mulai terdengar bunyi tambur menggema pertanda diawalinya acara doa bersama yang dipimpin oleh Pandita Dhamma Amaro diikuti oleh segenap pengurus Yayasan Kebun Jeruk yang tampak sudah bersiap diri di ruang altar utama, kemudian disusul para Locu serta puluhan umat yang hadir pada malam itu.
“Lalu mereka secara bersama sama mulai melantunkan parita-parita suci dgn khusuk, yang dilanjutkan dgn doa-doa khusus untuk bangsa dan negara Indonesia memohon agar Pemimpinnya selalu diberikan kesehatan agar dapat memimpin negeri ini dgn bijak dan mengatasi segala kesulitan yg sedang dihadapi oleh negara RI tercinta ini, sehingga ke depan rakyatnya benar-benar bisa mencapai kemakmuran dan kesejahteraan seperti yang kita harapkan selama ini”, tutur Indra Satya Hadinata selaku Ketua umum Yayasan didampingi Untung Cahyadi Ketua I Yayasan.

Acara doa bersama ini berlangsung selama kurang lebih satu setegah jam lamanya dan sebelum berakhir dilakukan pradasikna yaitu dgn berkeliling altar sebanyak 3x sambil menghormat ke Thie Kong, para Hudco dan para Sien Beng.
Selepas ritual doa bersama dilanjutkan dengan acara ramah tamah serta makan malam bersama dengan hiburan musik solo organ dan artis-artis penyanyi dari Jawa tengah.
Acara kali ini nampak sangat semarak meskipun di tengah-tengah kondisi perekonomian yang sedang tidak baik-baik saja, tapi para tamu undangan rupanya juga butuh hiburan segar di malam minggu ini, ujar Nita Fendora yg saat ditemui sedang asyik kongkow dgn panitia acara yg lain.
Bertindak sebagai cia dan hu Locu dalam acara ini adalah Verawati dan The Sentosa, dan sekitar setengah jam kemudian tepat pukul 21.00 WIB diadakan pemilihan Cia / Hu Locu masa bakti 2025 – 2026 untuk memilih calon Locu yg akan mengabdi pada Dewa Dewi yang ada di Kelenteng Low Lie Bio tersebut.
“Sebagai rangkaian acara penutup pada perayaan malam ini dengan dilaksanakannya upacara sembahyang kebesaran, acara ini diikuti oleh segenap pengurus Yayasan, para locu periode 2024-2025 maupun maupun Locu-Locu baru periode 2025-2026 beserta umat yang masih hadir”, kata Titin bendahara yayasan, ditemui di akhir acara. tri
