PSMTI DKI Jakarta dan FPNU Tiongkok Jalin Kerja Sama Program Beasiswa Bagi Pelajar Indonesia

Pengurus PSMTI DKI Jakarta dan Konselor Wang Siping saat konferensi pers.

JAKARTA (LB)—PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) DKI Jakarta dan FPNU (Fujian Polytechnic Normal University) Tiongkok menjalin kerja sama di bidang pendidikan.

          Dalam kerja sama ini kedua belah pihak bersama-sama mempromosikan program beasiswa penuh untuk program sarjana bagi pelajar Indonesia, dengan tujuan memberikan lebih banyak kesempatan kepada generasi muda Indonesia untuk melanjutkan pendidikan di Tiongkok serta memperdalam pertukaran budaya dan pendidikan antara kedua negara. 

          Kerja sama tersebut secara resmi diumumkan oleh kedua belah pihak pada konferensi pers yang digelar pengurus PSMTI DKI Jakarta pada Kamis (26/6/2025) di Restoran Sanur Fuqing PIK, Jakarta.

Suwarno Hardjo Setio memberikan plakat ke Konselor Wang Siping.

          Hadir dalam acara tersebut Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Siping, Ketua PSMTI DKI Jakarta Suwarno Hardjo Setio, Ketua Pembina Untung Chandra, Ketua Kehormatan Hendy Surjanto, dan Sekretaris Jenderal Wei Fei.

          Pada kesempatan tersebut Ketua PSMTI DKI Jakarta, Suwarno Hardjo Setio dan Ketua Kehormatan Hendy Surjanto menyampaikan bahwa FPNU dan PSMTI DKI Jakarta memiliki hubungan yang erat. Menurut mereka kerja sama beasiswa ini adalah langkah bermakna.

“Kami akan berusaha maksimal membantu menyeleksi dan merekomendasikan pelajar Indonesia terbaik untuk memulai perjalanan belajar mereka di Tiongkok, sekaligus sebagai langkah nyata dalam pertukaran pendidikan dan budaya,” ujar Suwarno Hardjo Setio.

          Pada kesempatan yang sama, Konselor Wang Siping menjelaskan bahwa FPNU merupakan miniatur persahabatan Tiongkok-Indonesia.

Menurutnya, program beasiswa ini tidak hanya sebagai bentuk apresiasi atas dukungan lama diaspora Tionghoa Indonesia di bidang pendidikan, tetapi juga mencerminkan keterbukaan pendidikan tinggi Tiongkok terhadap pelajar internasional.

“Semoga semakin banyak pelajar Indonesia bisa menimba ilmu di Tiongkok melalui program ini dan menjadi jembatan kerja sama kedua negara,” ucapnya.

          Sementara itu Sekretaris Jenderal Wei Fei memaparkan secara rinci tentang sejarah, program studi, dan penerimaan mahasiswa internasional FPNU kepada perwakilan sekolah menengah dan tokoh pendidikan yang hadir.

Ia juga menjelaskan program beasiswa penuh yang akan segera diluncurkan. 

Profil FPNU 

FPNU terletak di Kota Fuqing, Provinsi Fujian, Tiongkok—sebuah kota terkenal dan termasuk dalam 100 kabupaten/kota terbaik di Tiongkok.

Didirikan pada 1977 berkat dukungan dermawan seperti Yu Changzhi, Lin Zixing, dan Lin Lianxing, serta pemerintah Tiongkok, FPNU menjadi perguruan tinggi negeri pada 2002 dan sedang mengajukan perubahan nama menjadi Fujian University. 

Segenap hadirin berfoto bersama.

          Kampus ini memiliki luas lebih dari 600 hektar, dengan 13 fakultas dan 42 program sarjana (35 di antaranya terbuka untuk mahasiswa internasional). FPNU memiliki lebih dari 800 profesor dan pembimbing doktor, serta sekitar 13.000 mahasiswa, termasuk 37 pelajar Indonesia. 

          Sebagai satu-satunya perguruan tinggi di kawasan proyek “Two Countries, Twin Parks” Tiongkok-Indonesia, FPNU aktif mendukung inisiatif Belt and Road dan telah menjalin kerja sama dengan 46 universitas di lebih dari 10 negara, termasuk Indonesia, untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi mahasiswa internasional. 

Wei Fei menyatakan bahwa kerja sama ini diprakarsai oleh Ketua Pembina PSMTI DKI Jakarta Untung Chandra, Ketua DKI Jakarta Suwarno Hardjo Setio, dan Wakil Ketua Wang Chaosheng, dengan dukungan penuh dari semua pihak.

Berdasarkan kesepakatan, FPNU akan memberikan beasiswa menarik bagi pelajar Indonesia yang direkomendasikan PSMTI Jakarta. 

Rincian Beasiswa 

1. Biaya kuliah dan administrasi penuh selama 4 tahun (tidak termasuk tiket pesawat pulang-pergi). 

2. Akomodasi di asrama kampus (sekitar 40 m², berisi 3-4 orang). 

3. Tunjangan makan sekitar Rp2 juta/bulan. 

Persyaratan Pendaftaran 

1. Lulusan SMA/sederajat berkewarganegaraan Indonesia, memiliki HSK 4 ke atas (bebas HSK jika bersekolah di sekolah berbahasa pengantar Mandarin, dengan bukti tertulis). 

2. Mengajukan aplikasi tertulis dan mengikuti wawancara di sekretariat PSMTI Jakarta untuk mendapatkan surat rekomendasi. 

3. Dokumen pendaftaran (paspor, foto, transkrip nilai, dll.) akan diserahkan oleh asosiasi ke universitas. 

4. Batas pendaftaran 31 Juli 2025, perkuliahan dimulai 1 September 2025. 

          Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Wang Chaosheng: 0811143088, dan Wei Fei: 0811933997. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *