Gubernur Jakarta, Pramono Anung.
JAKARTA (LB)- Gubernur Jakarta, Pramono Anung, meminta RPTRA Kalijodo direvitalisasi dan difungsikan kembali sebagai ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Secara khusus, mantan Sekretaris Kabinet itu meminta agar ada fasilitas jogging track dan area teater dibangun untuk mendukung kegiatan masyarakat. “Kita kelola kembali, kita perbaiki, dan kemudian kita ubah fungsinya memang betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. Bisa olahraga, bisa jogging, bisa berteater, berpuisi, bermain gitar,” ujar Pramono usai meninjau RPTRA, Jumat (16/5).
Pramono menunjuk Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri untuk memimpin proses revitalisasi tersebut. Ia menekankan agar kawasan yang sebelumnya ditata oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu segera diperbaiki dan selesai dalam waktu enam bulan.
“Dalam waktu 6 bulan, maka RPTRA Kalijodo ini, wajahnya adalah wajah yang ramah kembali kepada kita semua untuk datang,” kata dia.
Sementara itu Fajar Sauri menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun rencana penataan ulang kawasan RPTRA Kalijodo menyesuaikan kebutuhan masyarakat. “Yang diminta warga adalah lapangan olahraga yang sifatnya multifungsi yang bisa digunakan untuk voli, basket, dan futsal. Selain itu, kami juga akan membuat amphiteater untuk kegiatan komunitas dan ruang kontemplasi untuk healing dengan suasana alam,” ungkap Fajar.
Selain itu, Fajar juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan membangun amphiteater sebagai ruang pertemuan dan aktivasi komunitas. “Nantinya, amphiteater ini bisa digunakan untuk kegiatan teater, puisi, hingga pertunjukan musik. Kita ingin menjadikan Kalijodo sebagai ruang publik yang aktif dan hidup,” jelasnya.
Tak hanya itu, kawasan tersebut juga akan dilengkapi ruang kontemplasi dan meditasi yang dirancang untuk mendengarkan suara alam, sebagai bagian dari konsep healing space. “Kami juga akan memperkuat pengawasan dengan menempatkan petugas keamanan agar pengunjung merasa aman dan nyaman,” tambah Fajar. *
