JPO di dekat SPBU Vivo, Jalan Daan Mogot, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat bolong karena 15 pelat besi pijakan diduga dicuri.
JAKARTA (LB)- Gubernur Jakarta, Pramono Anung mengumumkan rencana untuk memasang kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) di sejumlah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jakarta.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap insiden hilangnya sejumlah besi pada anak tangga di JPO Jalan Daan Mogot, Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang diduga dicuri. “Tentunya dengan beberapa titik kami akan pasang CCTV. Pokoknya, kami tidak ingin mengulang dengan gampang orang melakukan pencurian,” ujar Pramono saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Selasa (15/4).
Selain pemasangan CCTV, Pramono juga berencana meningkatkan pengawasan dengan menempatkan petugas yang akan secara aktif mengawasi kondisi di JPO. “Kami pasang CCTV di mana-mana dan kami juga akan menaruh orang untuk melakukan pengawasan terhadap hal itu,” tambahnya.
Kasus hilangnya besi di anak tangga JPO Daan Mogot ini pertama kali terungkap melalui sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @lbj_jakarta.
Dalam video tersebut, terlihat warga menuruni tangga dengan sangat hati-hati untuk menghindari terperosok. Kepala mereka tertunduk, mata fokus menatap setiap pijakan, seolah memastikan kaki tidak salah langkah atau terperosok di antara celah anak tangga.
Sesekali tangan mereka meraba dan menggenggam erat railing besi di sisi tangga, mencari keseimbangan agar tetap stabil di tengah rasa waswas yang tampak jelas dari gerakan tubuh mereka. JPO tersebut terletak tidak jauh dari SPBU Vivo Daan Mogot dan Halte Transjakarta Jelambar.
Pada Senin (14/4), sejumlah petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat mendatangi JPO tersebut untuk melakukan perbaikan. Petugas membawa dua mobil dinas berisi kompresor, tiga lembar pelat besi ukuran 2×1 meter, gerinda, dan peralatan lainnya. Mereka juga menutup jalan agar pejalan kaki dan angkutan tidak melintas, serta terlihat memperbaiki anak tangga yang bolong. *
