Audiensi Kebangsaan PP INTI dan Kepala Staf Kepresidenan Perkuat Sinergi Mendukung Program Prioritas Nasional

KSP Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman bersalaman dengan Ketum PP INTI dr. Indra Wahidin. (Dok. PP INTI)

JAKARTA (LB)—Jajaran PP INTI (Pengurus Pusat Perhimpunan Indonesia Tionghoa) melaksanakan Audiensi Kebangsaan dengan KSP (Kepala Staf Kepresidenan) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, di Kantor KSP, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Dalam siaran pers tertulisnya, Ketua Umum PP INTI dr. Indra Wahidin, mengungkapkan bahwa pertemuan yang berlangsung lebih dari satu setengah jam tersebut berjalan dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan menghasilkan berbagai pandangan strategis mengenai penguatan sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung program-program prioritas nasional.

          dr. Indra Wahidin, menjelaskan bahwa sejak didirikan pascareformasi, INTI merupakan organisasi kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Sesuai Mukadimah dan Anggaran Dasar, INTI berkomitmen memperkuat persatuan bangsa, membangun toleransi, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional bersama seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

          Ketua Harian PP INTI Ulung Rusman, menyampaikan pengembangan organisasi dilakukan secara selektif dengan mengedepankan kualitas kepemimpinan yang memiliki wawasan kebangsaan, integritas, dan kemampuan membangun komunikasi lintas kelompok.

Pada periode 2026–2030, sambungnya, PP INTI akan mempercepat pembentukan kepengurusan daerah secara terencana agar organisasi hadir di seluruh provinsi di Indonesia, sekaligus memperkuat jejaring komunikasi dengan pemerintah, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, organisasi profesi, akademisi, dan dunia usaha.

          Sementara itu, dalam arahannya, KSP Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menegaskan bahwa situasi nasional saat ini membutuhkan kebersamaan seluruh komponen bangsa.

Menurutnya, organisasi kemasyarakatan seperti PP INTI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat kerukunan sosial, membangun optimisme masyarakat, serta mendukung keberhasilan berbagai program prioritas nasional.

Dia juga menekankan bahwa KSP memiliki fungsi strategis dalam mengawal implementasi program prioritas Presiden, mengelola isu-isu strategis, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

KSP Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman berfoto bersama Ketum PP INTI dr. Indra Wahidin dan jajaran. (Dok.PP INTI)

          Menurut Indra Wahidin, pertemuan semakin bermakna karena Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan dirinya sama-sama merupakan alumni Lemhanas (Lembaga Ketahanan Nasional), sehingga diskusi berkembang luas mengenai kepemimpinan nasional, ketahanan bangsa, persatuan nasional, serta pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Berbagai isu strategis turut dibahas dalam audiensi tersebut. Sekretaris Jenderal PP INTI Hardy Stefanus menyoroti pentingnya peran KSP dalam memperkuat koordinasi nasional.

Wakil Ketua Pembina Edi Yansah menyampaikan pengembangan sektor buah-buahan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Wakil Ketua Umum Robert Njo membahas kontribusi dunia usaha dalam mendorong investasi dan pembangunan ekonomi.

Sedangkan Wakil Ketua Umum Peter Gozal mengangkat pentingnya kepastian dan penegakan hukum sebagai fondasi pembangunan, dan juga Wakil Ketua Umum Kendro Setiawan menyampaikan kesiapan PP INTI mendukung program kesehatan masyarakat dan penguatan ketahanan keluarga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

          Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP INTI turut menyampaikan undangan kepada Kepala Staf Kepresidenan untuk memberikan pembekalan pada Pelantikan Pengurus Pusat PP INTI Periode 2026–2030 yang akan diselenggarakan pada 7 Agustus 2026.

Undangan tersebut disambut baik, dan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menyatakan kesediaannya untuk hadir.

          Audiensi Kebangsaan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama antara PP INTI dan Kantor Staf Presiden dalam memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan sinergi demi menjaga persatuan bangsa, mendukung keberhasilan program prioritas nasional, serta mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

          Turut hadir dalam audiensi tersebut Leon Hanafie, Tantro, Ardy Susanto, Kepala Badan Program Beasiswa Pelangi dan Gerakan Orang Tua/Anak Asuh Esty Lawrence, Koordinator Sekretariat Juliasari, Deyong, Yohanes Purba dan Rocky. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *