Keluarga Penerima Manfaat Bansos di Lebak Diajak Jadi Anggota KDKMP

Ilustrasi.

LEBAK (LB)- ‎Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten, mengajak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

‎”Kami minta KPM bantuan sosial (bansos) menjadi anggota aktif KDMP,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa di Lebak, Jumat (17/7.

‎Pemerintah daerah akan bersinergi dengan KDMP meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa.

‎Saat ini, pembangunan KDMP di Kabupaten Lebak masih berlangsung dilaksanakan PT Agrinas Pangan Nusantara, sebagian sudah rampung.
KDKMP membolehkan anggotanya dari  KPM yang mendapatkan bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) , seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan bantuan tunai bersyarat Program Keluarga Harapan (PKH).

‎Sebab, tujuan koperasi tersebut ingin mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ekonomi dari desa.

‎Selain itu  KPM bisa menjual produk aneka makanan camilan ke koperasi, sehingga dapat menggulirkan perputaran uang.

‎”Kami meyakini KDKMP akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa dan mampu mensejahterakan keluarga,” katanya menjelaskan.
Menurut dia, KDMP juga diperkuat tujuh unit usaha antara lain usaha warung sembako, klinik, apotek, pergudangan, penyediaan pupuk, pertanian dan simpan pinjam.

‎Selain itu mengembangkan pengelolaan usaha bidang jasa, seperti pembayaran rekening listrik, PDAM, BPJS Mandiri, pembayaran KPR.

‎Namun, KDKMP tidak boleh mengembangkan persaingan usaha yang sudah ada di desa setempat.

‎”Kami berharap pengoperasian KDKMP berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Ia juga menyebutkan kehadiran KDMP dapat berperan sebagai “offtaker” atau pembeli dengan membeli hasil komoditas pertanian seperti gabah dan jagung.

‎Namun, harga gabah dan jagung tersebut harus sesuai harga patokan pemerintah.

‎”Kami melihat KDMP dapat menggulirkan perputaran uang, karena bisa membeli produk-produk pertanian,” katanya.

‎Ketua KDMP Desa Jatimulya Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Ajat Sudrajat mengatakan, pihaknya optimistis koperasi yang dikelolanya itu menjadi tumpuan ekonomi masyarakat dan bisa mensejahterakan.

‎Sebab, usaha yang dikelola itu bisa menampung produk berbasis lokal, seperti pertanian dan kerajinan serta usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). ‎”Kami berharap tahun ini bisa beroperasi karena gedung koperasi sudah rampung,” katanya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *