Kapolri Bertemu Pecalang dan Ojol Bali, Soroti Keamanan dan Parkir Wisata

BADUNG (LB )– Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memperkuat sinergi dengan pecalang dan komunitas ojek online sebagai “sabuk kamtibmas” di Bali. Komitmen itu disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi Sabuk Kamtibmas di Kabupaten Badung, Kamis (16/7).

Forum ini menjadi ruang dialog langsung antara Polri dengan mitra di lapangan. Sejumlah isu dibahas, mulai dari situasi keamanan, dampak penyesuaian tarif ojol, hingga persoalan parkir di kawasan wisata.

“Saya ingin mendengar langsung kondisi di lapangan, khususnya terkait keamanan dan pasca-penyesuaian tarif ojek online. Ini jadi bahan evaluasi kita bersama,” kata Jenderal Sigit.

Ketua Manggala Pecalang, Wayan Suarya, mengapresiasi perhatian Kapolri terhadap peran pecalang sebagai sistem keamanan berbasis kearifan lokal. 

Ia menegaskan, lebih dari 27 ribu personel pecalang di seluruh desa adat Bali siap bersinergi dengan Polri menjaga keamanan.

Perwakilan komunitas ojek online menyampaikan dua aspirasi utama. Pertama, persoalan parkir di kawasan wisata yang kerap menimbulkan gesekan. Kedua, harapan peningkatan pengamanan di malam hari, khususnya di jalur Bypass dan kawasan Canggu yang masih rawan penjambretan.

Menanggapi hal itu, Kapolri meminta Kapolda Bali segera mencari solusi. Salah satunya dengan meresmikan mekanisme parkir bagi ojol.

“Terkait parkir, saya minta Pak Kapolda pimpin pembahasannya. Saran saya, mekanismenya diresmikan agar biaya parkir bisa di-reimburse lewat aplikasi,” ujar Kapolri.

Jenderal Sigit juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan darurat 110. “Kalau ada pencurian, penjambretan, atau kejadian apa pun di jalan, langsung hubungi 110. Anggota kami bisa cepat turun ke lapangan,” katanya.

Kapolri menyebut pecalang dan ojol sebagai mitra strategis Polri. Dengan jumlah pecalang yang besar, kolaborasi ini jadi modal penting menciptakan Bali yang aman dan kondusif.

“Saya berterima kasih atas kepercayaan pecalang dan komunitas ojol. Ke depan hubungan ini harus terus kita perkuat sebagai mitra sabuk kamtibmas,” tutur Jenderal Sigit.

Ia menambahkan, keamanan adalah faktor utama menjaga daya saing Bali sebagai destinasi wisata dunia. Keramahan, kebersihan, dan keamanan harus dijaga bersama.

“Mari kita jaga Bali agar tetap jadi tujuan wisata utama dan mampu bersaing dengan negara lain,” tutup Kapolri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *