DLHK Banten Ungkap Biang Kerok Bikin Air di Sungai Ciujung Menghitam

Foto: Sungai Ciujung di Kabupaten Serang, Banten, berwarna hitam dan mengeluarkan bau menyengat.

SERANG (LB)- Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten telah memeriksa air di Sungai Ciujung, Kabupaten Serang, yang diduga tercemar dan berwarna hitam. DLHK Banten mengungkap terjadi pencemaran yang bersumber dari limbah domestik serta aktivitas perusahaan.
Kepala DLHK Provinsi Banten, Wawan Gunawan, mengatakan bahwa sebagian besar limbah di Sungai Ciujung berasal dari limbah domestik, baik dari rumah tangga maupun pedagang kecil.
“Hasil uji kita di lab, itu memang ada BOD (Biochemical Oxygen Demand) COD (Chemical Oxygen Demand)-nya. BOD COD itu adalah limbah domestik. Bisa dari masyarakat, bisa dari UMKM, misal orang yang jualan dibuang ke kali, ke drainase, hingga mengalir,” kata Wawan Gunawan dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (16/7).
DLHK Banten juga telah memeriksa dua perusahaan besar di aliran Sungai Ciujung, yaitu PT Indah Kiat dan PT Cipta Paperia. Hasilnya, PT Cipta Paperia diduga membuang limbah ke Sungai Ciujung.
“Kita ke lapangan langsung. Hasilnya ya memang ada limbah yang dibuang,” kata Wawan.
Terkait sanksi terhadap PT Cipta Paperia, Wawan menjelaskan bahwa hal tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Serang karena berkaitan dengan wewenang izin perusahaan.
“Nah, karena PT Paperia ini menjadi kewenangan kabupaten/kota, sehingga sanksinya nanti ada di kabupaten/kota,” katanya.
Menurut Wawan, perusahaan tersebut sering melanggar dan membuang limbah ke sungai. Pihaknya mengaku telah beberapa kali menemukan pelanggaran serupa.
“Sementara ini yang PT itu yang selalu bermasalah,” katanya.
Dia juga menyebut fenomena air Sungai Ciujung yang sering menghitam saat musim kemarau terjadi salah satunya karena debit air yang berkurang.
“Kenapa sekarang Sungai Ciujung mungkin hitam. Karena situasi El Nino panas begini. Air dari hulunya itu kan dari Waduk Karian masuk ke Pamarayan. Dari Waduk Karian itu hanya dialirkan debitnya di musim kemarau itu hanya sedikit. Nol koma sekian lah yang mengalir nanti dari Pamarayan, dikeluarkannya hanya sedikit,” ujarnya. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *