Folarin Balogun, Pemain AS.
BOSTON – Folarin Balogun mengakui keputusan penangguhan kartu merahnya di 16 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan beban besar. Ia jadi sulit fokus untuk menghadapi pertandingan.
Balogun jadi sorotan di Piala Dunia 2026 usai mendapat penangguhan kartu merah dari FIFA pada laga babak 16 besar saat Amerika Serikat menghadapi Belgia di 16 besar. Ia bisa tetap bermain padahal mendapatkan kartu merah saat melawan Bosnia dan Herzegovina di 32 besar.
Penangguhan kartu merah Balogun diduga tak lepas dari intervensi dari Presiden AS, Donald Trump. Trump sempat menelepon Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait kartu merah Balogun.
Penangguhan kartu merah ini ternyata justru bikin Balogun bermain penuh beban saat melawan Belgia. Ia tampil tak sesuai harapan hingga AS harus tersingkir usai kalah 1-4 dari Belgia.
Balogun mengakui bahwa penangguhan kartu merah ini menghadirkan tekanan untuknya. Tekanan dari banyak soal keputusan kontroversial tersebut bikin penyerang AS Monaco menghantui pikirannya. Hal tersebut bikin Balogun sulit fokus untuk menghadapi laga lawan Belgia.
“Reaksi awal saya adalah senang bisa kembali ke tim, tetapi ketika saya mulai merenung, saya tahu itu akan menimbulkan banyak kontroversi, dan saya hampir bisa melihat sedikit kegugupan pada rekan-rekan setim saya, karena ini adalah sesuatu yang sangat unik. Saya mencoba untuk fokus sebaik mungkin, tetapi itu sulit. Banyak gangguan dari luar, dan itu sulit dihindari,” kata Balogun dikutip dari CBS.***
