Laga Spanyol melawan Prancis.
DALLAS – Timnas Spanyol mengalahkan Timnas Prancis pada babak semifinal Piala Dunia 2026. La Furia Roja dinilai bermain tepat di semua lini.
Berlaga di Stadion Dallas, Rabu (15/7) dini hari WIB, Spanyol menang 2-0 lewat Mikel Oyarzabal (penalti) dan Pedro Porro.
Tim Ayam Jantan benar-benar dibuat Tim Matador tak berkutik. Pada babak pertama, tim asuhan Didier Deschamps tak bisa mencatatkan shot on target.
Setelah ketinggalan dua gol, Prancis bermain lebih menyerang. Hanya ada tiga shot on target dari Kylian Mbappe dan kawan-kawan sepanjang pertandingan.
Di sisi lain, Spanyol mampu mencatatkan sebanyak dua shot on target dan semuanya menjadi gol.
Pujian terhadap permainan Spanyol saat melawan Prancis muncul dari mantan pemain Manchester United dan Timnas Republik Irlandia, Roy Keane. “Di bagian mana mereka tampil tepat di laga ini? Setiap aspek dari permainan. Kita berbicara tentang bermain sebagai sebuah tim, kerja keras saat tanpa bola, rasa bangga dalam menguasai bola, hingga ancaman dalam mencetak gol. Mereka sudah terbiasa menang, mereka memenangkan Piala Eropa,” kata Keane di BBC.
Ia pun menegaskan, timnas Spanyol layak diapresiasi. “Ini terasa lebih dari sekadar kemenangan 2-0. Mereka (Spanyol) mengendalikan setiap aspek pertandingan. Kita terus-menerus mengkritik Prancis, tetapi ini juga tentang memberikan apresiasi yang layak kepada Spanyol. Benar-benar luar biasa,” ujarnya.
Perjalanan Spanyol menuju final Piala Dunia 2026 tidak begitu mulus. La Roja sempat tersendat di laga pembuka, tetapi setelah itu melaju tanpa terbendung hingga partai puncak dengan kemenangan rutin diraih dalam waktu 2×45 menit waktu pertandingan.
Spanyol mengawali kiprahnya di Grup H dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde. Hasil tersebut menjadi satu-satunya laga yang gagal dimenangi pasukan Luis de la Fuente sepanjang turnamen.
Setelah itu, Spanyol langsung tancap gas. Arab Saudi dihajar 4-0 sebelum La Roja menutup fase grup dengan kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay.
Performa impresif tersebut berlanjut di fase gugur. Spanyol menyingkirkan Austria 3-0 pada babak 32 besar, lalu mengalahkan Portugal 1-0 di 16 besar.
Langkah La Roja tidak terhenti sampai di situ. Belgia disingkirkan dengan skor 2-1 pada perempatfinal sebelum Prancis ditumbangkan 2-0 di semifinal untuk mengamankan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Menariknya, seluruh kemenangan Spanyol diraih dalam waktu normal. Hingga mencapai final, La Roja tidak pernah menjalani extra time maupun adu penalti.
Catatan tersebut menjadi bukti konsistensi Spanyol sepanjang turnamen. Saat sejumlah tim harus menguras tenaga lewat babak tambahan atau adu penalti, Spanyol selalu mampu menuntaskan pekerjaannya dalam 90 menit.
Secara keseluruhan, Spanyol membukukan enam kemenangan dan satu hasil imbang dari tujuh pertandingan menuju final. Mereka mencetak 13 gol dan hanya sekali kebobolan.
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Spanyol terjadi saat mengalahkan Belgia 2-1 di babak perempatfinal. Artinya, La Roja mencatatkan enam clean sheet dalam tujuh laga di Piala Dunia 2026.
Jika mampu memenangi partai final, La Roja akan mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah terakhir menjadi juara pada edisi 2010.
Sanggupkah Spanyol melakukannya? Patut ditunggu.***
