NEW YORK – Brasil melanjutkan kiprahnya di ajang Piala Dunia 2026 dengan melawan Norwegia. Laga babak 16 besar itu berlangsung di New York/New Jersey Stadium, Senin (6/7) pukul 03.00 WIB.
Kedua tim membawa ambisi besar untuk melangkah lebih jauh. Brasil bertekad mengakhiri puasa gelar selama 24 tahun, sementara Norwegia tampil impresif dengan ketajaman lini depan mereka yang dipimpin oleh Erling Haaland.
Bersama Carlo Ancelotti, Brasil menunjukkan mentalitas juara yang tangguh. Meskipun sempat kewalahan menghadapi Jepang di babak 32 besar, gol dramatis Gabriel Martinelli pada menit ke-95 memastikan kemenangan 2-1 dan mengantar mereka ke babak 16 besar.
Kepercayaan diri Selecao didukung oleh penampilan konsisten pemain Real Madrid, Vinicius Junior, yang selalu mencetak gol di tiga pertandingan grup. Namun, Ancelotti kini menghadapi tantangan dengan cederanya Lucas Paqueta, yang membuat strategi lini tengah harus disesuaikan. Kehadiran wonderkid Endrick dan bintang muda Bournemouth, Rayan, menjadi opsi segar yang bisa memberikan kejutan bagi pertahanan Norwegia.
Di sisi lain, Norwegia telah membuktikan diri sebagai tim yang menghibur sepanjang turnamen ini. Dengan total 18 gol dalam empat pertandingan, pasukan Ståle Solbakken adalah ancaman nyata bagi pertahanan mana pun.
Haaland menjadi sorotan utama dengan catatan lima golnya sejauh ini. Kolaborasinya dengan playmaker Arsenal, Martin Odegaard, terbukti menjadi kombinasi maut yang sulit dihentikan. Kemenangan 2-1 atas Pantai Gading di babak 32 besar menjadi modal moral penting bagi Norwegia sebelum menghadapi Brasil.***
