Kroasia Vs Ghana Bakal Sengit

Ante Budimir, Pemain Kroasia.

PHILADELPIA –  Kroasia akan menghadapi Ghana dalam matchday pemungkas Piala Dunia 2026 Grup L di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu (28/6) pukul 04.00 WIB. Laga ini bakal brlangsung sengit, karena kedua tim ingin meraih kemenangan

Persaingan di Grup L masih terbuka. Inggris memimpin klasemen dengan empat poin dan selisih gol +2, disusul Ghana yang juga mengoleksi empat poin tapi memiliki selisih gol +1. Kroasia di posisi ketiga dengan tiga poin, sementara Panama sudah dipastikan tersingkir.

Ante Budimir dan kolega datang dengan modal kemenangan penting 1-0 atas Panama setelah sebelumnya mereka kalah 2-4 dari Inggris. Hasil ini  membuat pasukan Zlatko Dalic masih punya kans lolos otomatis ke babak 32 besar jika bisa menang lawan Ghana. Bahkan, peluang jadi juara grup tetap terbuka apabila di saat bersamaan Inggris gagal mengalahkan Panama.

Sementara itu, Ghana kini sedang di posisi lebih baik. Tim asuhan Carlos Queiroz mengawali turnamen dengan menang 1-0 atas Panama, sebelum pekan lalu menahan lawan kuat, Inggris, tanpa gol. Hasil imbang lawan Kroasia lebih dari cukup untuk membawa The Black Stars mengunci tiket ke babak 32 besar, minimal sebagai runner-up grup.

Hasil imbang sebenarnya bisa saja meloloskan kedua tim. Namun, pelatih Kroasia Zlatko Dalic kemungkinan tidak akan berspekulasi mencari hasil seri. Sebab, finis di peringkat ketiga dengan koleksi empat poin dan memiliki selisih gol minus belum tentu aman untuk merebut status sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik.

Kroasia yang adalah peringkat ketiga Piala Dunia 2022 dan finalis pada tahun 2018 konon dilanda kecemasan. Zlatko Dalic khawatir performa skuadnya mulai digerogoti faktor usia. Bahkan, Dalic secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap performa lini belakang timnya saat takluk 2-4 dari Inggris pada laga pembuka.

Dilansir dari Reuters, Dalic menyebut momen tersebut sebagai, pertahanan terburuk sepanjang saya jadi pelatih.

Skuad Vatreni juga tampil kurang meyakinkan saat hanya bisa unggul tipis 1-0 atas tim juru kunci Panama, meski laga tersebut setidaknya memberi catatan positif berupa clean sheet pertama bagi Kroasia dalam delapan laga terakhir.

Di sisi lain, Ghana lebih solid sejak pelatih kawakan Carlos Queiroz ditunjuk menggantikan Otto Addo jelang Piala Dunia 2026. Karakter pragmatis Ghana terlihat jelas dalam dua laga awal saat unggul tipis 1-0 atas Panama dan menahan imbang Inggris tanpa gol.

Ketangguhan Ghana saat menahan imbang Inggris sebenarnya juga dibarengi ancaman di lini pertahanan The Three Lions. Queiroz sempat menyindir kinerja Video Assistant Referee (VAR) pasca-laga di Foxborough tersebut.

Pelatih berusia 73 tahun itu menuding bahwa petugas VAR mungkin sedang ‘pergi minum kopi’ sehingga melewatkan pelanggaran keras bek Inggris, Ezri Konsa, terhadap pemain pengganti Ghana, Prince Adu. Kroasia dan Ghana belum memiliki riwayat pertemuan kompetitif jelang laga ini.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *