SAMOSIR – Kunjungan kerja Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ke Bona Pasogit atau kampung halaman di kawasan Danau Toba disambut jajaran kepala daerah dan tokoh masyarakat, Senin (9/6).
Sebelum meresmikan sumur bor dan menyerahkan bantuan sosial di Desa Hutabulu Mejan, Kabupaten Toba, Maruli bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak berziarah ke makam leluhur marga Simanjuntak Oppu Sobosihon Boru Sihotang di Tambak Simanjuntak Sitolu Sada Ina, Kabupaten Toba.
Kegiatan itu dihadiri Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Bupati Toba, Bupati Humbang Hasundutan, Bupati Tapanuli Utara, serta pomparan Simanjuntak Sitolu Sada Ina.
Maruli mengatakan kunjungan ke tanah leluhur menjadi pengingat nilai budaya dan semangat pendidikan yang diwariskan turun-temurun.
“Saya sudah lama merencanakan hadir mengikuti adat Batak yang luar biasa ini. Semangat orang Batak terhadap pendidikan harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan yang bermakna adalah yang langsung dirasakan masyarakat. Karena itu TNI AD terus menjalankan program air bersih, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga pembangunan infrastruktur sederhana.
“Program air bersih bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga untuk mendukung pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Maruli.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengapresiasi perhatian KASAD bagi masyarakat Bona Pasogit. Menurutnya, sinergi dengan TNI AD telah menghadirkan 30 unit sumur bor di berbagai wilayah Samosir.
“Kami mengapresiasi kepedulian Bapak KASAD. Program sumur bor dan lainnya adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Vandiko.
Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada fiskal pemerintah daerah, tetapi juga pada kemampuan membangun jejaring dan sinergi dengan pemerintah pusat serta TNI.
Vandiko berharap kolaborasi ini terus berlanjut, khususnya untuk program air bersih, infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas hidup warga.
“Bagi kami, sosok Bapak Maruli adalah bukti anak Batak bisa berprestasi di tingkat nasional tanpa meninggalkan identitas budaya dan kampung halamannya,” katanya.
Ketua Umum Punguan Simanjuntak Sitolu Sada Ina Muktar Simanjuntak menyebut kehadiran Maruli menjadi kebanggaan bagi seluruh pomparan.
“Kehadiran Bapak Maruli menunjukkan nilai-nilai leluhur tetap hidup dan mampu mengantarkan generasi penerus berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
