Ketum Efendi Hansen : Peringatan HUT ke-16 ADYTI Jadi Momentum untuk Mengenang dan Menghargai Jasa Para Tokoh yang Telah Membesarkan ADYTI

Segenap hadirin berfoto bersama.

JAKARTA (LB)—keluarga besar ADYTI (Asosiasi Dong Yue Taiji Quan) merayakan hari ulang tahunnya yang ke-16. Perayaan hari jadi organisasi olahraga taiji yang mengangkat tema “16 Tahun ADYTI Turut Serta Membangun Kebugaran Bangsa” ini dirayakan bersamaan dengan kegiatan Rabu Bugar, pada Rabu (10/6/2026), di halaman Gedung Kemenpora, Jakarta.

                Sekitar 230 pegiat Taiji dari wilayah DKI Jakarta, Banten, Karawang, dan daerah sekitarnya dengan penuh sukacita dan semangat kebersamaan memeriahkan kegiatan bersama pengurus pusat, cabang dan sasana ADYTI serta perwakilan Kemenpora.

Prosesi potong kue ulang tahun.
Efendi Hansen Ng memberikan nasi tumpeng ke An Suhana Soekrisno.
Efendi Hansen Ng memberikan kue ulang tahun ke Olih L.A. Hidayat.

                Ketua Umum DPP ADYTI DR. (H.C) Drs Efendi Hansen Ng mengatakan, perjalanan 16 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Sejak berdirinya ADYTI pada tahun 2010, organisasi ini tumbuh dari sebuah cita-cita sederhana dari seorang pendiri yaitu Tjandra Herawati Widjaja untuk memperkenalkan dan mengembangkan olahraga taiji kepada masyarakat Indonesia.

                “Berkat kerja keras, dedikasi, dan pengabdian beliau dan seluruh pengurus, pelatih, serta anggota di berbagai daerah, ADYTI kini telah menjadi salah satu organisasi yang berkontribusi nyata dalam membangun budaya hidup sehat dan meningkatkan kebugaran masyarakat Indonesia,” ujar Efendi Hansen.

Efendi Hansen Ng berfoto bersama tokoh dan pegiat ADYTI penerima Penghargaan Pengabdian dan Dedikasi.

Lebih lanjut Efendi Hansen menjelaskan bahwa tema “16 Tahun ADYTI Turut Serta Membangun Kebugaran Bangsa,” bukan sekedar slogan. Tema ini merupakan refleksi dari perjalanan panjang ADYTI yang selama ini terus berupaya menghadirkan taiji sebagai olahraga yang mudah diakses, menyehatkan, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan kehidupan modern yang sering mengurangi aktivitas fisik masyarakat, Taiji hadir sebagai solusi yang menggabungkan unsur kesehatan jasmani, ketenangan pikiran, keseimbangan tubuh, serta keharmonisan hidup tanpa diskriminasi. 

Oleh karena itu, ADYTI akan terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan pembinaan, meningkatkan kualitas pelatihan, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih sehat dan bugar.

Efendi Hansen Ng melepas kontingen ADYTI yang akan berlaga Inaugural Asia – Pacific Health Qigong Championship Year 2026, 12 – 16 Juni di Kuala Lumpur, Malaysia.

Pada kesempatan ini, Efendi Hansen juga berpesan momentum peringatan HUT ke-16 ini menjadi kesempatan untuk mengenang dan menghargai jasa para tokoh yang telah meletakkan fondasi serta membesarkan ADYTI hingga mencapai titik saat ini.

                Pada momen perayaan HUT ke-16 ini, DPP ADYTI memberikan Penghargaan Pengabdian dan Dedikasi kepada 13 orang tokoh dan pegiat ADYTI yang telah berjasa dalam proses pendirian organisasi serta memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ADYTI selama enam belas tahun terakhir.

                Efendi Hansen menjelaskan penghargaan ini bukan sekadar simbol apresiasi, melainkan ungkapan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam atas ketulusan, pengorbanan waktu, tenaga, pemikiran, serta semangat yang telah mereka berikan demi kemajuan ADYTI.

Para atlet dan pegiat taiji bersama-sama memperagakan beragam jurus senam taiji.

“Apa yang kita nikmati hari ini tidak terlepas dari perjuangan para perintis yang dengan penuh keyakinan menanamkan nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan, dan pengabdian dalam organisasi ini. Kepada para penerima penghargaan, kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya. Semoga dedikasi Bapak dan Ibu menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga dan mengembangkan ADYTI dengan semangat yang sama. Hadirin sekalian, Saya juga ingin mengajak seluruh keluarga besar ADYTI untuk terus memperkuat persatuan dan kebersamaan. Perbedaan wilayah, usia, profesi, maupun latar belakang hendaknya menjadi kekuatan yang memperkaya organisasi kita,” ujarnya.

Para atlet dan pegiat taiji bersama-sama memperagakan beragam jurus senam taiji.

“Akhirnya, saya mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-16 kepada seluruh keluarga besar ADYTI di manapun berada. Semoga ADYTI senantiasa diberikan kekuatan untuk terus berkembang, melahirkan generasi pegiat Taiji yang berkualitas, serta terus berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, bugar, produktif, dan berkarakter,” pungkas Efendi Hansen.

                Sementara itu Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Khairil Adha yang hadir di kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dengan lintas induk organisasi olahraga guna menjaga kesehatan dan aktif bergerak. Menurutnya, Kemenpora terbuka bagi seluruh pegiat olahraga untuk bersama-sama menggerakkan masyarakat.

                Dia berharap semangat berolahraga yang dibangun melalui kegiatan Rabu Bugar dapat terus menular ke generasi berikutnya. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *