Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie dalam peresmian Urban Knowledge Hub di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Senin (8/6).
JAKARTA (LB)- Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengatakan sudah saatnya Jakarta bertumpu pada sains dan teknologi dalam pembangunan kota guna meningkatkan kenyamanan serta keamanan masyarakat.
“Seperti yang tadi Bapak Pramono sampaikan, ada poin pertama, adalah saatnya kita membangun Jakarta dengan science dan teknologi. Itulah mengapa kami hadir di sini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk melibatkan, bukan hanya kementeriannya saja, tetapi seluruh pelaku sains dan teknologi,” kata Stella di Jakarta Urban Knowledge Hub, Jakarta Selatan, Senin (8/6).
Menurut dia, pengembangan Jakarta berbasis sains dan teknologi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari dosen, peneliti, mahasiswa, industri, pemerintah daerah, pemerintah pusat hingga masyarakat.
Dia mengatakan seluruh upaya tersebut pada akhirnya ditujukan untuk masyarakat agar Jakarta menjadi kota yang bertumpu pada sains dan teknologi dalam mendukung kenyamanan serta keamanan warga.
“Karena semuanya dikembalikan kepada masyarakat untuk menjadikan Jakarta kota yang sangat bertumpu pada science dan teknologi untuk segala sesuatu, kenyamanan dan keamanan kota Jakarta,” ujar Stella.
Selain itu, dia menilai Jakarta memiliki peluang untuk berkembang, tidak hanya sebagai pusat nasional, tetapi juga pusat internasional melalui penguatan pendidikan tinggi dan riset.
Stella menuturkan hasil pemetaan yang dilakukan menunjukkan Jakarta sangat memungkinkan menjadi International Talent Hub di tengah dinamika geopolitik global saat ini.
“Kami sudah melakukan beberapa pemetaan, sangat memungkinkan bahwa Jakarta menjadi International Talent Hub,” tutur Stella.
Kondisi geopolitik dunia saat ini, kata dia, dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk menarik civitas akademika dari berbagai negara yang ingin menempuh pendidikan tinggi maupun melakukan riset.
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pengembangan riset dan pendidikan tinggi.
Lebih lanjut, Stella mengungkapkan berbagai data menunjukkan kota yang memiliki universitas dan riset berkualitas umumnya memiliki tingkat kesejahteraan ekonomi yang lebih baik.
Oleh sebab itu, dia mengatakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan sejumlah langkah nyata untuk memperkuat peran riset dan pendidikan tinggi dalam pembangunan daerah. “Kita ada banyak yang sedang kita kerjakan pada saat ini bersama dengan Bapak Gubernur untuk langkah nyata. Jadi, bukan hanya sebagai slogan, tapi langkah nyata agar ada perubahan paradigma bahwa riset dan pendidikan tinggi itu juga bisa menjadi bagian dari pemerintah daerah bersama dengan pemerintah pusat, bukan hanya di pemerintah pusat,” ungkap Stella. *
