Cody Gakpo dan Arne Slot.
AMSTERDAM – Cody Gakpo terkejut dengan kabar pemecatan Arne Slot. Gakpo menyayangkan keputusan manajemen Liverpool tersebut.
Slot cuma sampai musim kedua sebagai manajer Liverpool sebelum dipecat pekan lalu. Ini berkaitan dengan performa buruk The Reds musim ini yang tanpa trofi dan harus susah payah finis lima besar demi lolos ke Liga Champions.
Padahal Slot sudah dibekali skuad berharga mahal usai transfer besar-besaran musim panas lalu, lebih dari 400 juta paun. Selain gagal meracik tim, Slot juga tidak akur dengan para pemain bintangnya.
Situasi ruang ganti yang panas ini mau tak mau bikin Slot diberhentikan. Gakpo yang merupakan pemain favorit Slot di lini serang menyebut tim terkejut mendengar manajer asal Belanda itu dipecat. Sebab, Slot sudah bekerja keras untuk bisa meloloskan Liverpool ke Liga Champions.
“Sangat disayangkan manajer harus dipecat. Apalagi tak lama setelah kami berjuang keras untuk lolos ke Liga Champions. Tapi, ya akhirnya klub membuat pernyataan yang menjelaskan itu semua. Saya rasa tidak ada yang mengira bakal begini, termasuk pemain,” kata Gakpo seperti dikutip ESPN.
Gakpo mengatakan seluruh pemain harus melupakan hal itu sementara, karena fokus ke Piala Dunia. “Itu sudah terjadi, tapi saya rasa para pemain tidak tahu karena mereka lagi fokus ke Piala Dunia. Kami harus lupakan itu sementara. Saya sudah mengirim pesan terima kasih kepadanya atas dua tahun ini dan tentu saja soal penampilan kami musim lalu,” tuturnya.
Arne Slot dituding suka merendahkan para pemainnya yang berasal dari Liga Jerman. Florian Wirtz, Jeremie Frimpong, Hugo Ekitike diboyong Slot pada musim panas 2025. Ketiganya direkrut dari klub-klub Bundesliga, dengan total pembelian mencapai 200 juta poundsterling.
Laporan terbaru media Jerman Bild mengungkapkan masalah Slot di ruang ganti Liverpool. Eks pelatih Feyenoord itu dituding mencampurkan kritik objektif dengan sindiran pribadi yang arogan, terutama kepada ketiga pemain barunya yang berasal dari Bundesliga.***
