Aksi Raphinha saat melawan Panama.
RIO DE JANEIRO – Carlo Ancelotti memuji peran Raphinha saat Timnas Brasil menang 6-2 dari Panama. Ia menilai Raphinha mampu menjadi motor serangan Tim Samba.
Di laga uji coba itu Brasil menang 6-2. Pertandingan berlangsung di Maracana Stadium, Senin (1/6). Setengah lusin gol Brasil lahir lewat Vinicius Jr, Casemiro, Rayan, Lucas Paqueta, Igor Thiago dan Danilo. Tim tamu membalas dari bunuh diri Matheus Cunha dan Carlos Harvey.
Ancelotti terkesan dengan penampilan Raphinha. Meski tak bikin, peran sayap Barcelona ini sangat baik mengkreasi serangan maupun saat Tim Samba kehilangan bola.
Don Carlo meminta Raphinha turun menjemput bola di laga ini. Peran tersebut dijalankan dengan baik oleh mantan pemain Leeds United tersebut.
SofaScore menyebut Raphinha mencatatkan persentase umpan akurat sebesar 83 persen. Satu umpan di antaranya adalah umpan kunci. Raphinha bermain selama 46 menit lalu digantikan Endrick selepas turun minum.
“Saya minta darinya adalah untuk tetap dekat dengan garis pertahanan karena dalam menyusuk serangan dari bawah, dia adalah yang terbaik di dunia. Saya tidak melihatnya sebagai penyerang tengah. Saya tidak akan pernah memberi tahu Raphinha di mana dia harus bermain ketika kami menguasai bola. Kreativitas dan kualitasnya harus muncul,” kata Ancelotti dikutip dari Tribuna
Terlait Neymar, Ancelotti memintanya untuk berjuang bersaing dengan Vinicius Junior dan Raphinha. Neymar tengah mengalami cedera betis ketika baru gabung kamp latihan dan melewatkan laga kontra Panama. Dia diperkirakan harus menepi dua pekan sehingga diragukan tampil saat bertemu Maroko 13 Juni.
“Neymar harus bermain di posisi yang biasa dia mainkan. Dia bermain di tengah, dia tidak bisa bermain di sayap. Dia tidak akan bermain sebagai winger; dia akan bermain di tengah, sebagai penyerang atau gelandang serang, salah satu dari itu. Itu posisi yang ditempati Vinicius dan Raphinha sekarang,” ujar Ancelotti.***
