KOTA TASIKMALAYA (LB)– Satpas Polres Tasikmalaya Kota dan SIM Outlet buktikan janji layanan cepat. Program “Polantas Menyapa” pangkas waktu urus SIM baru dan perpanjangan jadi 2 jam saja.
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota AKP Riki Kustiawan menegaskan, inovasi ini untuk membangun kepercayaan publik. “Kami hadirkan pelayanan yang humanis, cepat, dan profesional. Masyarakat harus nyaman saat urus SIM,” katanya.
Setiap pemohon kini disambut petugas yang aktif memberi arahan. Proses dibuat ringkas dan mudah dipahami, tanpa birokrasi berbelit. Infrastruktur IT jadi senjata utama. Hasilnya, urus SIM di Satpas Polres maupun SIM Outlet Komplek Asia Plaza tak lagi makan waktu seharian.
AKP Riki tak menampik masih ada keluhan soal antrean. Banyaknya pemohon bikin jadwal ujian SIM baru menumpuk. Kondisi ini rawan dimanfaatkan calo dengan iming-iming jalur cepat.
Untuk itu, ia mendorong warga manfaatkan pendaftaran online pakai e-KTP.
“Pemohon bisa pilih sendiri tanggal dan jam ujian. Lebih pasti, tanpa harus berebut antrean,” jelasnya.
Selain kecepatan, transparansi biaya juga jadi fokus. Seluruh tarif pembuatan dan perpanjangan SIM dipajang jelas di ruang pelayanan. Petugas dilarang keras memungut biaya di luar ketentuan PNBP. Warga yang menemukan pungli bisa langsung lapor ke Propam atau kanal aduan resmi Polres.
Ke depan, AKP Riki menyebut “Polantas Menyapa” akan diperluas dengan layanan jemput bola ke sekolah dan pusat keramaian. Targetnya, generasi muda lebih melek aturan lalu lintas dan sadar pentingnya SIM sebelum berkendara.
