Selebrasi pemain Atletico Madrid saat mengalahkan Valencia.
VALENCIA – Atletico Madrid meraih kemenangan di markas Valencia dalam lanjutan Liga Spanyol. Bermain di Stadion Mestalla, Sabtu (2/5) malam WIB, Atletico mencetak dua gol dalam 16 menit terakhir untuk menang 2-0.
Di laga ini, Los Colchoneros menyimpan sebagian besar pemain intinya demi menghadapi laga penentuan Liga Champions di tengah pekan nanti.
Bermain dengan sebagian besar pemain muda, Atletico diredam Valencia selama lebih dari 70 menit. Atletico akhirnya keluar sebagai pemenang melalui gol-gol pemain pengganti Iker Luque dan Marcos Llorente.
Tambahan tiga poin ini hampir pasti akan mengamankan Atletico lolos ke Liga Champions musim depan. Tim besutan Diego Simeone itu menempati peringkat empat dengan perolehan 63 poin dari 34 pertandingan.
Pelatih Diego Simeone mengaku senang dengan kemenangan timnya. “Laga berjalan ketat dan sulit, Tetapi kami bisa memanfaatkan peluang yang ada. Hasil ini sangat penting bagi kami, untuk menghadapi Arsenal di leg kedua,” ujarnya di situs klub.
Ia memuji beberapa pemain yang tampil trengginas di laga itu. “Ada kualitas (Miguel) Cubo, saya menjelaskan kepadanya apa yang kami butuhkan untuk mendapatkan yang terbaik dari pemain seperti dia, dan Iker (Luque) persis seperti yang kami lihat. Para pemain ini adalah hasil kerja Fernando Torres, bukan kami, ini adalah penghargaan untuk Atlético Madrid,” katanya, sambil memberikan pujian atas penampilan mereka kepada mantan striker-nya, yang sekarang menjadi pelatih tim B klub, Atlético Madrileño.
Simeone tentang rencana permainan. “Saya telah merencanakan pertandingan persis seperti yang terjadi. Permainan umpan-umpan pendek dari (Nahuel) Molina, dengan (Javier) Boñar, dengan (Javi) Morcillo, dengan Rayane (Belaid), yang bekerja sangat baik di lini pertahanan. Molina, (Juan) Musso, Robin (Le Normand), mereka memiliki kualitas yang kami butuhkan dalam skuad kami,” ujarnya.
Lebih jauh ia menjelaskan tentang karakter yang ditunjukkan oleh para pemainnya. “Itu tidak mengejutkan saya. Ketika Anda berada di Atlético, Anda harus memiliki kualitas-kualitas ini. Dan jika kualitas itu tidak muncul, Anda harus menuntutnya. Melawan Sevilla kami tidak pantas kalah, melawan Elche kami memulai dengan baik tetapi dikecewakan oleh kartu merah, dan kemudian pertandingan ini. Para pemain muda merespons dengan sangat baik, begitu pula para pemain berpengalaman. Kami membutuhkan pemain seperti ini,” ujarnya.
Iker Luque mengaku senang bisa menjadi bagian dari kemenangan timnya. “Saya senang tampil dengan performa yang saya miliki. Kami tampil dengan sangat baik dan tim memperlihatkan kualitas yang kami miliki,” ujarnya.
Sementara itu Valencia gagal mengamankan poin yang sangat mereka butuhkan di pekan ke-34 La Liga musim ini. Setelah laga usai, sejumlah fans Los Che yang menyaksikan di dalam stadion melontarkan cemoohan terhadap tim kesayangan mereka. Para penggemar merasa frustasi karena tim kesayangan mereka tampil tak konsisten di sepanjang musim 2025/26.
Terkait hal tersebut, manajer Valencia, Carlos Corberan memberikan tanggapannya. “Saya tidak merasakan kesulitan apa pun. Saya memahami rasa frustrasi itu. Tanggung jawab selalu berada di pundak pelatih, dan sebagai orang yang bertanggung jawab, saya mencari cara untuk bertahan lebih baik, bagaimana menyerang lebih baik, untuk mengubah suasana, untuk menciptakan hal-hal positif, dan hari ini itu tidak mungkin. Saya memahami frustrasi para penggemar, dan saya mengerti bahwa frustrasi itu harus diarahkan kepada orang yang bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi dalam pertandingan, yaitu saya,” ujar Corberan seperti dilansir dari laman resmi klub.***
