Dukung Program Pemerintah, INTI dan Kamar Dagang Guang Lian Indonesia Sosialisasikan Kredit Program Perumahan ke Pelaku Bisnis

Berfoto bersama peserta.

JAKARTA (LB)—Perhimpunan INTI (Indonesia Tionghoa) dan Kamar Dagang Guang Lian Indonesia bekerja sama Kementerian PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) mengadakan Sosialisasi Kredit Program Perumahan.

          Sosialisasi dilangsungkan pada Kamis (30/4/2026)  di Kantor Sekretariat Perhimpunan INTI Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat, dan mengundang para pelaku bisnis di bidang properti dan UMKM.

          Hadir pula di kesempatan tersebut salah satu pendiri INTI Nancy Wijaya, dan salah satu pengurus pusat INTI yaitu Ali Husein.

Perwakilan Kementerian PKP, Kamar Dagang Guang Lian Indonesia, dan Perhimpunan INTI berfoto bersama.

          Sekretaris Jendral Perhimpunan INTI Candra Jap dalam sambutanya menyampaikan kegiatan ini diadakan selain mendukung program pemerintah, juga memberikan pemahaman tentang program 3 juta rumah, sehingga nantinya para peserta bisa ikut berpartisipasi dalam mensukseskan program tersebut.

          Hal senada disampaikan oleh Ketua Kamar Dagang Guang Lian Indonesia Angga Pramana Jaya. Dia mengatakan melalui sosialisasi ini, mereka, para pelaku usaha dapat mengetahui dan memahaminya dan berharap bisa berkontribusi memajukan Indonesia.

Suasana jalannya kegiatan sosialisasi yang berjalan interaktif.

          “Kamar Dagang Guang Lian Indonesia merupakan sebuah wadah yang mempertemukan para pengusaha yang bergerak di berbagai bidang, antara lain properti, developer, kontraktor, bahan bangunan dan lain-lain. Kami melalui kegiatan sosialisasi ini juga ingin membangun hubungan dengan pemerintah,” ujar Angga.

Hadir mewakili Kementerian PKP dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Staf Khusus Menteri Bidang Perbankan dan Pembiayaan Dwidadi Sugito.

Suasana jalannya kegiatan sosialisasi yang berjalan interaktif.

          Dalam paparannya, Dwidadi menyampaikan bahwa sektor perumahan memberikan multiplier effect yang luar biasa dengan kontribusi yang besar, seperti pada sisi bahan baku, pekerja, transportasi, hingga UMKM di sekitar.

          Dwidadi menambahkan, melalui program KUR Perumahan (Kredit Program Perumahan), maka dapat memberikan kesempatan kepada pemodal untuk meningkatkan produksi rumah, baik subsidi maupun komersil.

KUR Perumahan adalah program pembiayaan pemerintah untuk UMKM sektor properti (developer/toko bangunan) dan individu (pembelian/renovasi rumah) dengan bunga rendah 6% per tahun. KUR perumahan sepenuhnya dari pemerintah dengan memberi subsidi bunga. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *