Perhimpunan Warga Guangzhao Indonesia dan Kawan Lama Group Gelar Acara Dialog Ekonomi dan Perdagangan Zhongshan-Jakarta

Kuncoro Wibowo dan Guo Wenhai bersalaman didampingi Prabowo  Widyakrisnadi, William Widjaja, Gregory Widjaja dan delegasi dari Zhongshan.

Kuncoro Wibowo
Guo Wenhai
Rusli Gunawan
William Widjaja

JAKARTA – Perhimpunan Warga Guangzhao Seluruh Indonesia (Perwaguzsi) bersama Kawan Lama Group menggelar acara ‘Dialog Ekonomi dan Perdagangan Zhongshan-Jakarta” dengan Rombongan Delegasi Bisnis dari Kota Zhongshan RRT, yang berlangsung di Gedung Kawan Lama Group, Jl Puri Kencana Meruya Utara, Jakarta Barat, Senin (27/4) mulai pukul 16.00 WIB.

Hadir juga Pengurus Himpunan Kawasan Industri Indonesia yakni Cahyo Purnomo, Akhmad Ma’ruf Maulana dan Fahmi Shahab serta Pengurus  Perhimpunan Persatuan Guangdong Indonesia

Kuncoro Wibowo, Guo Wenhai, Prabowo  Widyakrisnadi, William Widjaja, Gregory Widjaja dan delegasi dari Zhongshan membuka selubung Kantor Sekretariat Indonesia – Pusat Kerja Sama Rantai Industri Tiongkok (Zhongshan) dan Indonesia – Pusat Perdagangan Komoditas Terkenal di Tiongkok (Zhongshan).
Suasana Dialog Ekonomi dan Perdagangan Zhongshan – Jakarta di Gedung Kawan Lama Group, Jakarta, Senin (27/4).
Rusli Gunawan, Haris Chandra, Tirtahadi Sendjaja, Ronald Sjarif, Makmun Hamsa, Tjipto Thamsir dan Pengurus Perwaguzsi serta Pengurus Perhimpunan Persatuan Guangdong Indonesia.

Acara dipandu oleh Sekretaris Jenderal Perwaguzsi Willy Yanto Wijaya, yang sekaligus memperkenalkan pimpinan dan pengurus Perwaguzsi serta pengurus Perhimpunan Persatuan Guangdong Indonesia  yang hadir.Ketua Umum Perwaguzsiyang juga Chairman Kawan Lama Group, Kuncoro Wibowo dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan delegasi ekonomi dan perdagangan Zhongshan yang dipimpin oleh Sekretaris Partai Kota Zhongshan Guo Wenhai.

Ia menjelaskan,  sejak berdiri Perwaguzsi selalu berkomitmen untuk menyatukan sesama warga  Guangzhao Indonesia dan memupuk kekerabatan, menjadi jembatan penting yang menghubungkan Indonesia dan tempat asal usul di Guangdong.

 “Zhongshan bukan hanya kota bersejarah dan budaya yang terkenal, tetapi juga garda terdepan reformasi dan keterbukaan Tiongkok, serta pusat manufaktur yang dinamis di Kawasan Teluk Besar. Fakta bahwa Sekretaris Guo secara pribadi memimpin delegasi ini, membawa perwakilan dari 20 perusahaan terkemuka Zhongshan, menunjukkan keinginan tulus dan tekad kuat Komite Partai dan Pemerintah Kota Zhongshan untuk memperdalam kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan Indonesia,” kata Kuncoro.

Kuncoro Wibowo menyerahkan cenderamata kepada Guo Wenhai.
Guo Wenhai menyerahkan buku kepada Rusli Gunawan didampingi Kuncoro Wibowo dan Willy Yanto Wijaya.
Guo Wenhai menyerahkan buku kepada Kuncoro Wibowo.
Guo Wenhai menyerahkan buku kepada Ho Tjin Gin didampingi Kuncoro Wibowo dan Willy Yanto Wijaya.

Disampaikan Kuncoro,  sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, pemerintah Indonesia secara aktif dan terus menerus mengoptimalkan lingkungan bisnisnya, secara signifikan menghilangkan hambatan investasi untuk pihak asing, dan mendirikan beberapa zona ekonomi khusus di seluruh negeri untuk memberikan peluang investasi bagi pengusaha global, termasuk investor dari  Tiongkok. Semua ini menunjukkan bahwa Indonesia menyambut investor global dengan sikap yang lebih terbuka.

Kuncoro juga memperkenalkan Kawan Lama Group. “Kawan Lama Group telah menjalin hubungan kerja sama yang erat dengan banyak perusahaan manufaktur Zhongshan selama bertahun-tahun. Produk-produk yang dibawa oleh perusahaan-perusahaan Zhongshan yang ada saat ini sangat sesuai dengan permintaan pasar di Indonesia,” kata Kuncoro.

Kuncoro pun  mengajak para pengusaha dari Zhongshan, untuk datang berinvestasi di Indonesia.

Selain itu Kuncoro mengucapkan terima kasih kepada Himpunan Kawasan Industri Indonesia. Pasalnya pengembangan jangka panjang suatu industri tidak dapat dipisahkan dari kawasan industri yang terstandardisasi dan fasilitas pendukung yang komprehensif.

Direktur Pengadaan/Pembelian  Kawan Lama Group William Widjaja menjelaskan sejarah perjalanan Kawan Lama Group yang berdiri pada tahun 1955. Kawan Lama Group telah berkembang dari toko perangkat keras kecil menjadi grup komersial dengan lebih dari 38.000 karyawan, beroperasi bisnis di 70 kota di Indonesia, dan cakupan enam sektor inti.

Foto bersama Kuncoro Wibowo, Guo Wen Hai, Willy Yanto Wijaya, jajaran direksi dan manajemen Kawan Lama Group.
 
Foto bersama Kuncoro Wibowo, Guo Wen Hai, Willy Yanto Wijaya, anggota delegasi Zhongshan, staf Kawan Lama Group dan dan tamu lainnya.

Pusat perbelanjaan  Kawan Lama Group mencakup merek ritel yang kuat seperti AZKO, INFORMA dan Toys Kingdom, bersama dengan platform digital Ruparupa, lalu Krisbow serta basis manufaktur cerdas yang sedang berkembang pesat.

Ketua Umum Perhimpunan Persatuan Guangdong Indonesia, Rusli Gunawan juga menyampaikan sambutan. Ia berharap hubungan bisnis dan perdagangan Indonesia dan Zhongshan (RRT) terus meningkat dari waktu ke waktu.

Sedangkan  Guo Wenhai memuji perjuangan Kuncoro Wibowo yang membangun usaha Kawan Lama dari lingkup yang sangat kecil hingga sebesar sekarang. Ia berharap Kawan Lama Group selalu sukses ke depannya.

Ia juga menjelaskan bahwa delegasi pengusaha yang tergabung dalam rombongan kali ini sangat ingin bekerja sama dengan pengusaha Indonesia untuk investasi di Indonesia. Ia berharap Perwaguzsi dan Kawan Lama Group bisa memfasilitasi.

Pada kesempatan itu diputarkan juga video perkembangan kota Zhongshan dan perjalanan sukses Kawan Lama Group. Di penghujung acara dilakukan peresmian Kantor Sekretariat Indonesia – Pusat Kerja Sama Rantai Industri Tiongkok (Zhongshan) dan Indonesia – Pusat Perdagangan Komoditas Terkenal di Tiongkok (Zhongshan).***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *