Harry Maguire, Pemain Manchester United.
MANCHESTER – Harry Maguire kini jadi salah satu pemain penting Manchester United (MU). Maguire mengatakan, ada banyak pemain yang kewalahan dengan tekanan di MU.
Bek tengah MU ini berhasil bangkit dari masa-masa sulit di awal kariernya bersama Setan Merah. Maguire kerap jadi sasaran cemoohan dan ejekan yang pada prosesnya membuat dia kehilangan ban kapten yang kini diemban Bruno Fernandes.
Meski demikian, Maguire menolak menyerah. Mantan penggawa Leicester City itu pelan-pelan memperlihatkan performa terbaiknya sehingga kini jadi salah satu pemain kunci MU.
Berkaca pada pengalamannya itu, Maguire mengakui bahwa tidak sedikit pemain-pemain yang bergabung dengan MU kesulitan mengatasi tekanan di klub. Bahkan menurut dia, tidak semua pemain bisa bangkit setelah mengalami keterpurukan yang sama sepertinya.
“Saya melihat banyak pemain yang datang di klub ini dan sejujurnya klub ini terlalu besar untuk mereka. Semua perhatian mengarah padamu, sorotan, analisis. Setiap gol yang masuk, itu adalah kesalahan seseorang. Akan ada mantan-mantan pemain yang membicarakan soal itu. Hal itu adalah bagian dari bermain untuk klub ini,” kata Maguire kepada Guardian.
Memang harus diakui pengalaman akan membuat para pemain yang kurang tangguh akan menyerah. “Mungkin saja. Situasiku dulu benar-benar terpuruk, ejekan dan pelecehan, jika Anda ingin menganggapnya sebagai pelecehan, yang mana hanya ada satu cara yang mungkin terjadi. Saya rasa akan ada banyak pemain yang mungkin ingin menutup bab ini dan pergi ke klub lain dan memulai lagi kariernya,” tutur Maguire.
Terkait masa depan klub, Maguire mewanti-wanti pihak manajemen jelang bursa transfer musim panas. MU harus belanja pemain yang cukup dan tepat.
MU sudah mendaratkan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, Senne Lammens dan Benjamin Sesko di musim panas tahun lalu. Mereka tampil impresif dan membantu MU kembali ke papan atas klasemen Liga Inggris.
MU dipastikan akan ditinggal Casemiro dan santer dikabarkan melego sederet pemain termasuk Marcus Rashford, Rasmus Hojlund, Joshua Zirzkee dan Jadon Sancho.
“Saya selalu ingin jadi bagian dari sebuah skuad yang kurasa bisa bersaing dan memang rekrutmen musim lalu berjalan dengan baik. Kami membawa masuk beberapa pemain top yang membantu kami. Saya rasa musim ini akan jadi sebuah musim panas yang penting. Kami harus merekrut dengan sangat baik. Pastinya, ada keputusan penting terkait manajer, tapi kurasa sisi perekrutan lainnya adalah membawa masuk pemain,” ujar Maguire.
Perlu diketahui Maguire baru saja menambah kontraknya bersama Manchester United. Maguire percaya diri bahwa dirinya adalah salah satu terbaik di dunia saat ini.
Bek tengah MU itu diganjar kontrak baru berdurasi setahun dengan opsi perpanjangan setahun berikutnya. Jika terpenuhi, maka Maguire akan berseragam Setan Merah sampai musim panas 2028. Maguire yakin dengan kemampuannya dan berharap dipanggil untuk berlaga di Piala Dunia 2026.
“Saya sangat ingin pergi (ke Piala Dunia), apa pun peran yang diinginkan manajer, entah jadi starter atau menentukan pertandingan di fase akhir. Saya masih percaya, bahkan di usiaku sekarang, saya bisa dibilang salah satu bek terbaik di dunia di kedua kotak penalti,” kata Maguire.***
