Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
BANDUNG (LB)– Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur pengamanan menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat menjelang Idulfitri.
Mobilitas warga Kota Bandung yang sangat tinggi, membawa potensi risiko keamanan yang harus diantisipasi sejak dini.
“Bandung adalah kota terbuka dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Kondisi ini tentu membawa potensi risiko dari sisi keamanan. Apalagi menjelang dan setelah Idulfitri ketika aktivitas masyarakat meningkat signifikan,” kata Farhan, Selasa (17/3).
Dia menjelaskan, peningkatan aktivitas menjelang Lebaran biasanya terjadi di berbagai titik mulai dari arus mudik, pusat perbelanjaan, pusat perekonomian, tempat ibadah hingga ruang-ruang publik. Karena itu, perlunya penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan.
Pemerintah kota sambung Farhan, telah menginstruksikan seluruh camat dan lurah aktif memantau wilayah masing-masing. Mereka juga diminta berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta mendukung langkah pengamanan yang dilakukan aparat.
“Seluruh jajaran di tingkat kecamatan dan kelurahan harus sigap. Koordinasi dengan Forkopimcam, menjadi kunci agar pengamanan berjalan efektif dan menyeluruh,” ucapnya.
Selain itu, dia mengajak masyarakat kembali menggiatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) secara bergilir di tingkat RT dan RW. Keamanan kota, tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Melainkan membutuhkan partisipasi aktif warga.
“Peran masyarakat sangat penting. Keamanan kota tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga melalui siskamling, penguatan peran Linmas dan koordinasi dengan tokoh masyarakat,” ujar dia.
Farhan menambahkan, pemerintah kota bersama TNI dan Polri akan terus bersinergi menjaga kondusivitas selama Ramadan hingga Idulfitri. Pihaknya berharap, masyarakat dapat merasakan suasana aman dan nyaman sepanjang periode tersebut. “Kami ingin masyarakat merasakan keamanan dan kenyamanan selama Ramadan hingga Idulfitri. Mari jadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat persaudaraan, dan menebarkan kebaikan,” tandasnya. *
