Selebrasi pemain Real Madrid usai Arda Guler mencetak gol ke gawang Elche.
MADRID – Real Madrid menang besar 4-1 saat menjamu Elche 4-1 di Santiago Bernabeu, Minggu (15/3) dini hari WIB. Madrid pun terus bersaing ketat dengan Barcelona di puncak klasemen.
Madrid tampil dominan sejak menit pertama. Peluang pertama Madrid datang dari tembakan jarak jauh Aurelien Tchouameni. Antonio Rudiger juga mengancam lewat sundulan, tetapi bola melenceng dari target.
Kebuntuan akhirnya pecah ketika Rudiger mencetak gol pembuka pada menit ke-39 setelah memanfaatkan bola muntah dari situasi bola mati yang tak bisa dihentikan kiper Elche, Matias Dituro.
Menjelang turun minum, Madrid menggandakan keunggulan dari gol indah Federico Valverde, yang bermula dari umpan silang Fran Garcia yang mengarah tepi kotak penalti. Valverde mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok atas gawang.
Pada babak kedua, pelatih Alvaro Arbeloa memasukkan beberapa pemain pegganti untuk menjaga kebugaran tim menjelang laga leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Manchester City.
Madrid tetap tampil efektif. Gol ketiga tercipta dari sundulan bek muda Dean Huijsen yang memanfaatkan umpan silang pemain muda Daniel Yanez. Menjelang akhir laga, Elche memperkecil ketertinggalan setelah Manuel Angel mencetak gol bunuh diri ketika berusaha menghalau bola di depan gawang sendiri.
Madrid tak berhenti mencetak gol setelah Arda Guler membuat gol spektakuler dari kesalahan Dituro untuk menutup pertandingan dengan skor 4-1.
Arbeloa mengaku sangat puas dengan kemenangan ini. Ia memuji kinerja luar biasa yang diberikan oleh para pemainnya termasuk bintang muda dari akademi.
“Pertandingan ini sangat penting bagi kami. Saya mempersiapkan susunan pemain dengan mempertimbangkan kemenangan, karena saya tahu kami telah berusaha keras dan kami harus melakukannya lagi pada laga melawan Manchester City,” ujar Arbeloa seperti dilansir dari laman resmi klub.
Ia mengatakan kemenangan ini sangat dibutuhkan untuk terus bersaing dalam upaya meraih trofi musim ini. “Kemenangan sangat diperlukan, dan kami berhasil meraihnya berkat usaha para pemain yang, sejak saya tiba, terus menunjukkan kepada saya arti Real Madrid bagi mereka. Saya berharap seluruh madridismo mengakui usaha yang mereka lakukan dan bagaimana mereka memberikan segalanya untuk Real Madrid,” ujar Arbeloa.
Lebih jauh ia menyinggung peran penting akademi Madrid dalam menghasilkan pemain. “Semoga kami bisa memiliki musim yang berakhir bahagia bagi seluruh madridismo. Dengan bantuan para pemain akademi, yang tampil luar biasa dan menerima sambutan meriah dari semua pemain. Saya ingin berterima kasih kepada mereka atas sambutan, perhatian, bantuan, dan nasihat yang mereka terima. Ini adalah malam yang sempurna,” kata mantan pemain Real Madrid ini.
Arbeloa juga memuji gol Arda Guler yang spektakuler dari dalam setengah lapangan. Gelandang Turki berusia 21 tahun itu mengejutkan para penggemar dan rekan setimnya ketika ia melihat kiper Elche, Matias Dituro, keluar dari garis gawangnya pada menit ke-89. Tanpa ragu, ia meluncurkan tendangan lob yang sempurna dengan kaki kirinya dari jarak hampir 70 meter.
“Saya melihat semua orang meletakkan tangan mereka di kepala. Sungguh luar biasa mencetak gol dari jarak 70 meter. Gol itu sepadan dengan harga tiket untuk menonton pertandingan,” kata Arbeloa.
Guler mengaku gembira dengan gol yang dia ciptakan. “Saya sangat senang, itu gol yang luar biasa. Di sini saya melihat kiper, dan kiper tidak berada di posisi yang tepat. Saya mencoba, dan itu gol yang luar biasa,” kata Guler.***
