Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
BANDUNG (LB)- Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan mengambil langkah serius dalam menghadapi fenomena meningkatnya kasus bunuh diri di sejumlah titik rawan khususnya Flyover Pasupati.
Angka bunuh diri di Kota Bandung, dinilai telah berada pada level yang mengkhawatirkan sehingga diperlukan tindakan cepat dan terukur.
“Fenomena beberapa aksi bunuh diri di Pasupati menjadi perhatian serius. Ini salah satu bentuk upaya kami untuk melakukan pencegahan, karena tingkat bunuh diri di Kota Bandung sudah mengkhawatirkan. Sejak minggu lalu, kami mengintensifkan patroli di sekitar Flyover Pasupati. Bahkan, kemarin ada dua orang yang berhasil dicegah melakukan bunuh diri,” kata Farhan, Rabu (4/3).
Menurut dia, selain patroli di kawasan flyover. Pemerintah juga memperluas langkah pencegahan ke sektor pendidikan. Pihaknya menekankan pentingnya pembinaan kesehatan mental di sekolah-sekolah, terutama melalui guru bimbingan konseling (BK).
“Di sekolah-sekolah, kami menerapkan program pembinaan kesehatan mental termasuk pelatihan khusus bagi guru BK bekerja sama dengan akademisi psikologi maupun psikolog klinis,” ucapnya.
Farhan menyebut, patroli akan dilakukan secara intensif di titik-titik tertentu yang dianggap rawan. Tidak hanya di flyover, tetapi juga di gedung-gedung tinggi, kampus dan pertokoan.
“Patroli akan dilakukan secara intensif di titik-titik tertentu. Untuk sekolah dan kampus, saya meminta agar keamanan gedung-gedung tinggi dijaga karena pernah terjadi kasus seorang mahasiswi bunuh diri dengan menjatuhkan diri dari lantai tinggi. Pertokoan juga akan dipastikan mendapat pengawasan, agar tidak terjadi lagi aksi bunuh diri di area tersebut,” ujar dia.
Langkah-langkah tersebut, ditambahkannya merupakan bagian dari strategi komprehensif pemerintah kota dalam menekan angka bunuh diri. Pihaknya menekankan, pencegahan tidak hanya dilakukan melalui patroli fisik. Tetapi juga melalui pendekatan psikologis dan edukasi. “Dengan melibatkan sekolah, kampus, pertokoan dan masyarakat. Tentu diharapkan terciptanya lingkungan yang lebih aman, dan mendukung kesehatan mental warga,” tandasnya. *
